Skip to content

Akurat dan Edukatif

Primary Menu
  • Artikel
Live
  • Home
  • Medan
  • Pasca Kebakaran Pabrik Sandal, DPRD Medan Minta Dinkes Buka Posko Layanan Kesehatan
  • Medan

Pasca Kebakaran Pabrik Sandal, DPRD Medan Minta Dinkes Buka Posko Layanan Kesehatan

Lintas Medan 29 Januari 2026 2 min read

Medan,29/1 (LintasMedan) – Pasca kebakaran pabrik sandal Swallow di Jalan KL Yos Sudarso, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Anggota Komisi II DPRD Kota Medan Binsar Simarmata mendesak Dinas Kesehatan Kota Medan turun ke lokasi membantu masyarakat terdampak kebakaran.

Meski api utama telah padam, kepulan asap hitam sisa pembakaran material karet dan bahan kimia masih menyelimuti permukiman di sekitar Kelurahan Tanjung Mulia. Warga mulai mengeluhkan gangguan pernapasan dan mata perih.

“Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan kita minta segera turun membuka Posko layanan kesehatan masyarakat. Saat ini warga mulai mengeluhkan dan khawatir kena ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) karena menghirup asap pekat dari kebakaran itu,” kata Binsar Simarmata kepada wartawan, Kamis (29/1).

Menurut Binsar, kebakaran yang terjadi hampir 30 jam sejak Selasa (20/1) malam, pasti menyebabkan gangguan pernapasan, iritasi mata, dan penyakit lainnya. Sebab, material yang terbakar mengandung kimia dan karet.

“Selain Dinkes, Dinas Sosial Kota Medan dan aparat kecamatan dan kelurahan setempat juga harus turun membatu warga, seperti membagikan masker kepada warga agar terhindar dari ISPA dan penyakit lainnya,” ujar Politisi Partai Perindo itu.

Diketahui, kebakaran hebat melanda pabrik sandal Swallow terjadi pada Selasa (27/1/2026) malam. Kebakaran tersebut menghanguskan sekitar 90 persen bangunan pabrik.

Peristiwa ini menyita perhatian publik karena Swallow merupakan salah satu merek sandal jepit paling legendaris dan melekat dalam kehidupan masyarakat Indonesia selama puluhan tahun.

Di balik peristiwa kebakaran tersebut, nama Swallow dikenal luas sebagai sandal jepit yang telah menemani kehidupan masyarakat Indonesia lintas generasi. Produk ini identik dengan sandal karet berwarna putih dengan tali beragam warna, yang mudah ditemukan di warung, pasar tradisional, hingga pusat perbelanjaan modern.(LMC-02)

Post Views: 149

Continue Reading

Previous: DPRD: Kasus Camat Medan Maimun Dinilai Rusak Marwah Birokraksi
Next: Camat Terjerat Judol, Komisi 1 DPRD Medan Minta Hukuman Tidak Naik Jabatan Sebagai ASN

Related Stories

Harga Ayam dan Bumbu Dapur Naik, Pemko Medan Sidak Pasar dan Siapkan Intervensi Harga
3 min read
  • Medan

Harga Ayam dan Bumbu Dapur Naik, Pemko Medan Sidak Pasar dan Siapkan Intervensi Harga

27 Agustus 2026
Pemko Medan Dukung Percepatan Pendaftaran Tanah Wakaf
2 min read
  • Medan

Pemko Medan Dukung Percepatan Pendaftaran Tanah Wakaf

27 Agustus 2026
Kejar Target Pendaftaran Perlinsos, Wali Kota Medan Perintahkan Kewilayahan Jemput Bola
2 min read
  • Medan

Kejar Target Pendaftaran Perlinsos, Wali Kota Medan Perintahkan Kewilayahan Jemput Bola

26 Agustus 2026

You may have missed

Harga Ayam dan Bumbu Dapur Naik, Pemko Medan Sidak Pasar dan Siapkan Intervensi Harga
3 min read
  • Medan

Harga Ayam dan Bumbu Dapur Naik, Pemko Medan Sidak Pasar dan Siapkan Intervensi Harga

27 Agustus 2026
Pemko Medan Dukung Percepatan Pendaftaran Tanah Wakaf
2 min read
  • Medan

Pemko Medan Dukung Percepatan Pendaftaran Tanah Wakaf

27 Agustus 2026
Kejar Target Pendaftaran Perlinsos, Wali Kota Medan Perintahkan Kewilayahan Jemput Bola
2 min read
  • Medan

Kejar Target Pendaftaran Perlinsos, Wali Kota Medan Perintahkan Kewilayahan Jemput Bola

26 Agustus 2026
QRESTO dan Upaya Rico Waas Menutup Celah Kebocoran Pajak Restoran
2 min read
  • Medan

QRESTO dan Upaya Rico Waas Menutup Celah Kebocoran Pajak Restoran

26 Agustus 2026
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • Sumut
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Foto
  • UKM
  • Feature
  • Bisnis
  • Advetorial
  • Sports
  • Hukum
  • Politik
  • Medan
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.