
Asahan, 28/7 (LintasMedan) —Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan menggelar Gerakan Aksi Bergizi di Sekolah di Yayasan Pendidikan Islamiyah Hessa Air Genting, Kecamatan Air Batu, Selasa (28/07/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari pembudayaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan upaya percepatan penanggulangan stunting pada remaja putri yang diintegrasikan dengan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG).
Sebanyak 450 siswi dari jenjang SMP Islamiyah, MTs, dan Madrasah Aliyah Yayasan Pendidikan Islamiyah Hessa Air Genting menjadi sasaran kegiatan. Rangkaian aksi meliputi edukasi gizi seimbang, pembiasaan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) setiap minggu, aktivitas fisik, serta skrining kadar Hemoglobin (Hb) untuk deteksi dini risiko anemia.
Kegiatan ini dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Asahan Mohammad Azmy Ismail, A.P., M.Si., Kepala Dinas Kesehatan dr. Hari Sapna, M.K.M., Kepala Dinas P2KBP3A, Kepala Dinas Pendidikan, Plt. Kepala Dinas Kominfo, perwakilan Kemenag Asahan, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan beserta rombongan, Ketua Dharma Wanita Persatuan, Ketua Yayasan Drs. H. Imran Mahdin, M.Ag., Camat Air Batu, Kepala Puskesmas se-Kabupaten Asahan, Kepala Desa Hessa Air Genting, serta kepala sekolah, guru, dan tamu undangan lainnya.
Baca juga: Sejarah Kabupaten Asahan Selayang Pandang
Dalam Sambutan
Ketua Yayasan Pendidikan Islamiyah Hessa Air Genting, Drs. H. Imran Mahdin, M.Ag., mengapresiasi Pemkab Asahan yang memilih yayasan tersebut sebagai lokasi kegiatan. Ia berharap perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan terus berlanjut melalui berbagai program pembangunan.
“Di yayasan ini kami tidak hanya membekali peserta didik dengan gizi jasmani, tetapi juga gizi rohani melalui pendidikan agama. Harapannya lahir generasi yang sehat fisik, kuat mental, berakhlak mulia, serta mampu mewujudkan masyarakat Asahan yang sejahtera, religius, maju, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Laporan Dinas Kesehatan
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, dr. Hari Sapna, M.K.M., melaporkan Gerakan Aksi Bergizi bertujuan meningkatkan kesadaran remaja putri tentang perilaku hidup sehat. Komitmen sekolah juga diperkuat agar kegiatan ini dilaksanakan rutin setiap hari Jumat.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan remaja putri sebagai calon ibu di masa depan memiliki status gizi yang baik, terbebas dari anemia, sehingga dapat melahirkan generasi yang sehat, berkualitas, kompeten, dan berdaya saing dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” jelasnya.(LMC-02)
