
Sergai, 10/7 (LintasMedan) – Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai menambah relawan vaksinator tambahan yang berasal dari klinik-klinik swasta atau rumah sakit swasta yang ada di wilayah itu. Selain itu juga menambah tenaga kesehatan yang akan berkontribusi dalam melakukan vaksinasi.
“Kami juga melakukan kerjasama dengan para pemuda ikut menyosialisasikan kepada para lanjut usia (Lansia) agar melakukan vaksinasi karena kelompok ini adalah orang-orang yang rentan terkena Covid-19,” kata Kapolres Sergai AKBP. Robin Simatupang saat bersama Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Darma Wijaya menghadiri Apel Gelar Ops Yustisi, Vaksinator, PPKM Mikro dan Kamtibnas di lapangan Apel Polres Sergai Sei Rampah, (10/7).
Kapolres menambahkan bahwa Sergai memiliki 125 vaksinator. Jika dibanding dengan jumlah penduduk sebanyak 650 ribu jiwa, itu akan sangat rentan dan sangat kurang dari segi petugas yang melakukan pelayanan
Dalam melaksanakan kegiatan operasi yustisi pihak aparat juga akan melakukan sosialisasi ke tempat-tempat makan yang masih buka agar memberikan arahan bahwa batas kegiatan hanya dapat dilakukan sampai batas waktu 17.00 WIB.
Sementara Bupati Sergai H Darma Wijaya mengatakan Apel Gelar Ops Yustisi, Vaksinator, PPKM Mikro dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat untuk memberi kesadaran kepada masyarakat terkait manfaat vaksinasi dan hal-hal yang baik ketika sudah diberikan vaksin.
Bupati menyebut, kegiatan ini perlu dimaksimalkan untuk menekan penyebaran Covid-19 yang melanda dunia. Oleh karenanya, diperlukan tindakan yang persuasif bagi seluruh masyarakat dalam penanganan pandemi asal Wuhan ini.
” Perlu dilakukan upaya yang maksimal dan perlu dijalankan secara masif terencana dan berkelanjutan sehingga mampu memutus mata rantai penyebarannya,” ujar Bupati.
Ia menambahkan, jajaran Kepolisian serta stakeholder terkait lainnya, diikutsertakan untuk kegiatan ini agar dapat mempercepat kegiatan sosialisasi kepada masyarakat maupun vaksinasi yang diberikan kepada masyarakat.
“Kepada seluruh elemen masyarakat, kita harus bersinergi, menerapkan dan juga menyosialisasikan protokol kesehatan (prokes) yang selama ini dilakukan untuk mencegah penyebarannya,” harapnya.(LMC-04)
