
Stabat, 17/1 (LintasMedan) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) berencana membenahi kawasan Bukit Lawang dan Tangkahan karena objek wisata yang juga bagian dari Taman Nasional Leuser di Kabupaten Langkat itu dinilai memili potensi besar menjadi destinasi wisata bertaraf internasional.
“Selain pengembangan wisata Danau Toba, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga fokus pada pengembangan potensi pariwisata di Kabupaten Langkat,” kata Gubernur Sumut Edy Rahmayadi pada Rapat Paripurna DPRD dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-271 Kabupaten Langkat, di Stabat, Minggu (17/1).
Gubernur dalam kata sambutan tertulis yang dibacakan Sekdaprov Sumut R Sabribna, mengemukakan, rencana prioritas jangka pendek yang akan dilaksanakan Pemprov Sumut tersebut, antara lain mengaspal jalan tembus dari Bahorok menuju Tangkahan, perbaikan sarana dan prasarana menuju kawasan wisata serta sentra produksi UKM di Kabupaten Langkat.
Selain itu, lanjutnya, Pemprov Sumut juga berencana melakukan revitalisasi sejarah Tengku Amir Hamzah yang merupakan Pahlawan Nasional asal Kabupaten Langkat.
Disebutkan, objek wisata alam maupun wisata sejarah dan religi di Langkat yang akan dibenahi Pemprov Sumut tersebut dinilai potensial dikembangkan.
“Kabupaten Langkat sudah sepatutnya bersyukur karena dianugerahkan Tuhan Yang Maha Esa alam yang subur dan indah, serta keberagaman masyarakat, budaya dan agama,” kata Gubernur.
Anugerah tersebut, kata Edy, harus dijadikan sebagai kekuatan dalam mendukung setiap program pembangunan di Kabupaten Langkat.
Untuk itu, ia mengajak semua pihak bersatu padu menyukseskan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Langkat.
Rapat Paripurna DPRD Langkat dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-271 Kabupaten Langkat dipimpin Ketua DPRD Langkat Surialam, diawali dengan pembacaan sejarah Langkat oleh Sekda Langkat Indra Salahudin.
Pada kesempatan itu, Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin mengatakan pihaknya berjanji akan memegang teguh komitmen untuk membangun Kabupaten Langkat.
“Tidak akan pernah terlintas dalam pemikiran kami untuk mengubah tatanan kehormatan pendiri awal kabupaten ini sebagai tanah Melayu. Sebab kami sadar, di mana bumi di pijak di situ langit dijunjung, adat dijunjung, lembaga disanjung, pusaka sama dijaga dimana adat diisi, di situ pula lembaga dituang,” ujarnya.
Bupati berharap momentum Hari Jadi ke-271 Kabupaten Langkat semakin memperkokoh kebersamaan, memperkuat silahturahmi, serta meningkatkan kepedulian untuk saling memberikan kebaikan dan belajar dari setiap kekurangan yang ada.
Hadir dalam acara itu, antara lain anggota DPR RI Djohar Arifin Husin, Bupati Langkat periode terdahulu Syamsul Arifin, Ngogesa Sitepu dan Tuan Guru Babussalam. (LMC-03)
