Nur Hayati
Madina, 14/2 (LintasMedan) – Pengerajin kerupuk di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) saat ini terancam gulung tikar karena minyak goreng (migor) langka.
Padahal minyak goreng merupakan merupakan bahan pokok untuk produksi kerupuk.
Nur Hayati,35, pengerajin kerupuk di Banjar Pagur Kelurahan Panyabungan III mengeluhkan sudah seminggu Ia tidak memproduksi kerupuk disebabkan tidak adanya minyak goreng.
“Sulit mendapatkan minyak goreng, kalau pun ada harganya sangat tinggi. Kita tidak mampu membelinya,” ungkapnya, kepada LintasMedan, Senin (14/2).
Senada juga di sampaikan, Yusep Nugraha, warga Banjar Bolak Kampung Sedikit, Kotasiantar, Ia harus rela mengeluarkan modal yang tinggi demi mempertahankan keberlangsungan usahanya.sehingga usahanya pun terancam merugi.
Pengerajin ini berharap adanya perhatian dari pemerintah setempat. Sebab berdasarkan pengakuan keduanya, hingga saat ini usaha mereka itu tidak pernah diperhatikan.
Sejak beberapa hari belakangan ini, minyak goreng curah dan kemasan untuk kebutuhan masyarakat mengalami kelangkaan dan kekosongan pada sejumlah toko grosir, termasuk di Madina, Sumatera Utara.
Sebelumnya Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan harga minyak goreng dalam proses stabilisasi dengan penerapan kebijakan baru yakni domestic mandatory obligation (DMO) dan domestic price obligation (DPO).
Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Oke Nurwan mengatakan dengan kebijakan tersebut akan memutus keterkaitan antara harga minyak goreng dan harga CPO internasional.
“Kebijakan yang terakhir dari pemerintah adalah kita pastikan harga minyak goreng putus dari ketergantungan harga CPO internasional. Sehingga sekarang kebijakan DMO dan DPO itu maka harga minyak goreng diputus dari ketergantungan harga CPO internasional,” kata Oke.
Dia menjelaskan selama ini produsen minyak goreng dalam negeri membeli CPO sebagai bahan baku minyak nabati dengan harga global. Oke menyebut saat ini masih sangat sedikit produsen minyak goreng yang terintegrasi langsung atau memiliki lahan kebun kelapa sawitnya sendiri.(LMC-04/net)
