
Medan, 12/3 (LintasMedan) – Pemerintah Kota (Pemko) Medan menjadwalkan pada Sabtu, 13 Maret 2021 mulai merealisasikan pengerjaan pengorekan parit besar sulang saling secara massal.
“Kegiatan ini dimulai pada Sabtu, 13 Maret mendatang, di enam kecamatan yang dilintasi parit besar tersebut, yakni Kecamatan Medan Amplas, Medan Kota, Medan Denai, Medan Area, Medan Perjuangan, dan Medan Timur,” kata Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution, saat memimpin rapat di Balai Kota Medan, Rabu (10/3).
Rapat yang dihadiri para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait tersebut membahas keluhan masyarakat tentang banjir akibat meluapnya air parit Sulang-saling.
Menurut Bobby, Dinas Pekerjaan Umum (PU) bekerja sama dengan Dinas Kebersihan dan Pertamanan, serta kecamatan bisa langsung berkolaborasi untuk melaksanakan pengerjaan pengorekan parit besar tersebut karena anggarannya telah dialokasikan dalam APBD 2021.
Selain itu kepada Dinas PU Kota Medan diminta mengerahkan alat berat, dan melibatkan Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU).
“Saya minta pengorekan dilakukan harus maksimal dan berkelanjutan, sehingga sedimentasi yang terjadi dapat diatasi,” katanya.
Ia mengingatkan, penanganan banjir tidak hanya pengorekan, melainkan harus dibuatkan juga ‘grand design-nya’ sehingga terpetakan dan langkah-langkah mengatasinya. (LMC-03)
