
Medan, 15/9 (.LintasMedan )– Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhi Karyono memberikan kesan positif terkait penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 di Sumatera Utara (Sumut).
“Dari yang saya saksikan , sejauh ini penyelenggaraan PON di Sumut berjalan baik, tanpa hambatan berarti,” katanya di sela menyaksikan pertandingan final renang PON 2024 Aceh-Sumut, di Kolam Renang Selayang Medan, Minggu (15/9).
Adhi Karyono mengemukakan hal tersebut saat diwawancarai seputar penyelenggaraan PON di Sumut yang sempai menuI kritik dari sebagian kalangan atlet dan masyarakat.
Menurutnya, kritik seputar fasilitas dan kualitas pelayanan terhadap kinerja penyelenggaraan PON di Sumut merupakan hal wajar, karena hal itu dipastikan menjadi masukan bagi pemerintah bersama PB PON dan pemerintah daerah di Sumut untuk segera melakukan penyempurnaan.
Dia meyakini, pihak penyelenggara PON segera merespon jika masih ada kritik seputar fasilitas dan pelayanan dari setiap kontingen yang mengikuti pesta olahraga multievent empat tahunan tersebut.
Karena itu, Adhi menyatakan tidak sepakayjika permasalahan tersebut digeneralisir seolah-olah kualitas penyelenggaraan PON di daerah itu buruk.
“Sejauh ini saya menilai penyelenggaraan PON di Sumut masih berjalan baik, meski hingga menjelang pembukaan PON harus kita akui masih ada finishing yang belum sempurna,” ujarnya.
Meskipun demikian, lanjutnya, secara umum seluruh fasilitas tempat pertandingan PON di Sumut, seperti Kolam Renang Selayang sudah cukup baik.
Tidak hanya itu, ia menyebut para peserta, baik atlet, pelatih, dan official menjalani setiap pertandingan dengan perasaan gembira.
“Mudah-mudahan PON ini bisa menjadi ajang untuk menunjukkan prestasi dari atlet-atlet daerah dan juga kita bisa melihat talenta-talenta yang muncul,” tuturnya.
Sebelumnya, Ketua Headquarter Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) PON XXI Aceh-Sumut Suwarno mengungkapkan, penyelenggaraan PON XXI Aceh-Sumut 2024 tidak mudah dan cukup menantang karena melibatkan dua provinsi sebagai tuan rumah.
Oleh sebab itu, kata Suwarno, KONI Pusat membentuk Panwascam yang memiliki kewajiban untuk mengarahkan, membimbing, memberikan koordinasi, menjembatani antara pemerintah daerah dan pusat, serta memberikan bimbingan teknis kepada pejabat-pejabat daerah terkait.
Sebagaimana diketahui, PON Aceh-Sumut 2024 diselenggarakan pada 8-20 September, namun sejumlah pertandingan sudah digelar sejak akhir Agustus.
Sebanyak 65 cabang olahraga akan dipertandingkan dalam perhelatan di dua wilayah tersebut, yang diisi mulai dari cabang olahraga tradisional hingga modern.
PON Aceh-Sumut 2024 menjadi edisi terbesar dalam sejarah karena melibatkan hampir 13.000 atlet dan 6.000 lebih ofisial. Selain itu, PON kali ini juga menjadi yang pertama dilaksanakan di dua provinsi sebagai tuan rumah. ( LMC-01)
