Para pelajar menampilkan atraksi dalam acara Pentas Seni dan Budaya di SMA Santo Thomas 2 Medan, Sabtu (16/11) malam. (Foto: LintasMedan/ist)

Para pelajar menampilkan atraksi dalam acara Pentas Seni dan Budaya di SMA Santo Thomas 2 Medan, Sabtu (16/11) malam. (Foto: LintasMedan/ist)
Medan, 16/11 (LintasMedan) – Pelaksana tugas Walikota Medan, Akhyar Nasution berharap penyelenggaraan Pentas Seni (Pensi) SMA Santo Thomas 2 Medan ikut berkontribusi dalam melahirkan generasi muda yang kreatif di ibu kota Provinsi Sumatera Utara tersebut.
“Pemerintah Kota Medan sangat mengapresiasi berbagai kegiatan pembinaan generasi muda seperti pentas seni dan budaya yang melibatkan para pelajar,” katanya pada acara pembukaan Pentas Seni dan Budaya di SMA Santo Thomas 2 Medan, Sabtu (16/11).
Melalui kegiatan pentas seni dan budaya, ia berharap kaum muda dapat turut berkontribusi nyata dalam membangun Kota Medan melalui kreativitasnya.
Dikatakannya dengan perkembangan Teknologi Informasi (TI) yang semakin pesat, generasi muda sering menjadi korban.
Untuk itu, dibutuhkan suatu wadah bagi generasi muda untuk mengasah kreativitasnya melalui hal-hal yang positif.
“Lahirkan lebih banyak generasi kreatif yang tetap berkarya di tengah keterbatasan, hingga nama Indonesia kian menggema di dunia,” kata Plt Walikota.
Lebih lanjut Akhyar mengingatkan bahwa ilmu pengetahuan akan menjadi makanan yang sempurna bagi otak manusia, manakala seni budaya akan menjadi makanan yang paripurna bagi jiwa manusia.
“Jika keduanya berjalan beriringan, maka manusia Indonesia akan mampu mewarnai percaturan global dengan prestasi di berbagai bidang,” tambahnya.
Menurut dia, paradigma lama yang menyatakan bahwa pendidikan hanya bisa didapat di ruang kelas harus diubah.
Pola pikir masyarakat, kata dia, harus terbuka untuk melihat bahwa pendidikan itu bisa didapat di manapun berada.
“Jadikan alam semesta sebagai guru, jadikan apapun sebagai sumber referensi ilmu pengetahuan yang dapat menambah kapasitas diri kita,” tuturnya.
Akhyar menilai kegiatan pentas seni yang diselenggarakan SMA Santo Thomas 2 Medan efektif untuk memfasilitasi minat, bakat dan potensi seluruh siswa-siswi dalam bidang seni dan budaya.
“Saya pribadi mengapresiasi pihak sekolah yang telah melaksanakan kegiatan pentas seni ini. Panitia telah bekerja keras menunjukkan bahwa generasi kini masih terus peduli terhadap pengembangan ilmu pengetahuan sambil tetap menjaga dan terus melestarikan nilai-nilai luhur seni budaya tanah air,” ucap Akhyar.
Sebelumnya Kepala Sekolah SMA Santo Thomas 2 Medan, Nelson Nababan menjelaskan berbagai kompetisi telah digelar untuk memeriahkan pentas seni ini seperti kompetisi band, vokal solo, fashion show, modern dance dan tradisional serta kesenian lainnya.
“Semoga apa yang diikuti hari ini menjadi pembelajaran hidup bagi siswa dan siswi semua,” katanya. (LMC-04)
