Petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Mandailing Natal menyuntikkan vaksin COVID-19 tahap pertama kepada seorang warga binaan pemasyarakatan di Lapas Klas IIB Panyabungan, Kamis (2/9). (Foto: LintasMedan/Iwan)
Madina, 2/9 (LintasMedan) – Sebanyak 320 warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Panyabungan telah disuntik vaksin COVID-19 secara bertahap oleh vaksinator dari Dinas Kesehatan Kabupaten Mandailing Natal (Madina).
“Hari ini kita melakukan vaksinasi sebanyak 100 orang lagi untuk tahap pertama. Kegiatan vaksinasi ini sebagai upaya menambah imunitas tubuh para warga binaan,” kata Kepala Lapas Klas IIB Panyabungan, Hamdi Hasibuan kepada lintasmedan.com, Kamis (2/9).
Pelaksanaan kegiatan vaksinasi tahap pertama tersebut merupakan yang ketiga kalinya, sehingga secara keseluruhan jumlah WBP Lapas Panyabungan yang sudah divaksin tercatat sebanyak 320 WBP.
Hamdi memaparkan, pada 24 Juni 2021 di Lapas Panyabungan telah divaksin sebanyak 130 WBP, kemudian dilanjutkan pada 23 Agustus sebanyak 90 orang.
Dari 320 WBP Lapas Panyabungan yang sudah divaksin, lanjutnya, sebanyak 130 orang pada 10 Agustus sudah menjalani vaksinasi tahap kedua.
Di masa pandemi COVID-19 sekarang ini, menurut Hamdi, pihaknya berkomitmen menjaga kesehatan warga binaan dengan cara senantiasa mengantisipasi kemungkinan terjadi penularan wabah penyakit, seperti virus corona.
“Kita tetap berkomitmen menjaga kesehatan warga binaan di Lapas ini, termasuk melindungi mereka dari penularan COVID-19,” ujarnya.
Vaksinasi sendiri bertujuan untuk membuat sistem kekebalan tubuh seseorang mampu mengenali dan dengan cepat melawan bakteri atau virus penyebab infeksi. (LMC-Irwan Arifianto)
