
Medan, 30/6 (LintasMedan) – Anggota DPRD Medan Ahmad Afandi Harahap menyampaikan Kota Medan memasuki usia 436 tahun tak hanya mengedepankan simbol sebagai kota metropolitan. Di HUT kali ini anggota Komisi IV itu berharap tak hanya sekedar menjadi perayaan seremonial saja.
Namun Medan sebagai salah stau kota terbesar di Indonesia, bisa menjadi momentum hari ini menjadi kesempatan untuk melakukan refleksi bersama tentang arah pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Saya melihat Medan memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Berbagai pembangunan dan program pemerintah telah berjalan, namun di sisi lain masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang membutuhkan perhatian serius dan komitmen bersama,” ucapnya, Selasa (30/6).
Ia ingin Medan jadi kota yang maju tidak hanya dilihat dari pembangunan fisik, tetapi juga dari bagaimana pemerintah mampu menghadirkan lingkungan yang nyaman, pelayanan publik yang baik, serta kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera.
Beberapa persoalan perkotaan seperti banjir, pengelolaan sampah, penataan lingkungan, infrastruktur dasar, hingga kualitas ruang publik, kata dia masih menjadi tantangan yang harus diselesaikan secara konsisten.
“Persoalan-persoalan tersebut tidak bisa ditangani hanya dengan program sesaat, tetapi membutuhkan perencanaan jangka panjang dan pengawasan yang kuat,” ucapnya.
Sebagai mitra pemerintah dalam fungsi pengawasan, sebut Ahmad Afandi DPRD tentu terus mendorong agar setiap kebijakan yang dibuat Pemerintah Kota Medan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Anggaran yang digunakan harus menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh warga.
“Momentum HUT ke-436 ini juga harus menjadi pengingat bahwa pembangunan Kota Medan harus semakin inklusif. Masyarakat kecil, pedagang, pelaku UMKM, pekerja informal, dan kelompok rentan harus mendapatkan perhatian dalam setiap kebijakan pembangunan,” ucapnya.(LMC-02)
