Skip to content

Akurat dan Edukatif

Primary Menu
Live
  • Home
  • Medan
  • Revitalisasi Lapangan Merdeka Perbesar Ruang Interaksi Masyarakat
  • Medan

Revitalisasi Lapangan Merdeka Perbesar Ruang Interaksi Masyarakat

Lintas Medan 25 Juni 2022 2 min read

Lapangan Merdeka Medan.(Foto:LintasMedan/ist)

Medan, 25/6 (LintasMedan) – Revitalisasi Lapangan Merdeka segera dilakukan. Di awal Juli ini, Presiden Joko Widodo direncanakan akan meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulainya penataan lapangan bersejarah yang merupakan kebanggaan warga Kota Medan.

Melalui revitalisasi yang dilakukan, Wali Kota Medan Bobby Nasution akan mengembalikan lapangan yang dulunya alun-alun ini ke fungsi awalnya sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) sehingga dapat memperbesar interaksi antar warga.

Selama ini lapangan yang pada zaman Belanda dinamakan de Esplanade ini tidak sepenuhnya menjadi RTH. Sebab, sisi depan Lapangan Merdeka yang menghadap Balai Kota dan Bank Indonesia terdapat banyak bangunan yang digunakan para tenant berjualan sehingga mempersempit ruang interaksi warga.

Dalam melakukan revitalisasi, orang nomor satu di Pemko Medan ini mengusung konsep hijau. Selain itu revitalisasi juga akan mempertahankan signifikansi sejarah dan karakter lapangan yang aktif digunakan sejak 1880 tersebut sebagai ruang terbuka.

“Saat ini masyarakat membutuhkan lebih banyak ruang publik untuk saling berinteraksi. Masyarakat nantinya bisa memanfaatkan fungsi Lapangan Merdeka sebagai tempat untuk melewati waktu sambil menikmati suasana baru,” kata Bobby Nasution baru-baru ini.

Keinginan Bobby Nasution merevitalisasi Lapangan Merdeka untuk memperbanyak dan memperbesar ruang interaksi antar warga dinilai sangat tepat oleh dosen Administrasi Publik Fisipol Universitas Medan Area (UMA) Drs Bahrum Jamil MAP. Dikatakan Bahrum, warga sudah lama menunggu Lapangan Merdeka dikembalikan sebagai ruang publik guna memperbesar ruang interaksi.

“Tentunya keinginan Pak Wali Kota mengembalikan fungsi Lapangan Merdeka sedia kala sebelum tenant kuliner muncul, merupakan hal yang sangat ditunggu-tunggu masyarakat Kota Medan. Saya sangat mendukung, begitu juga masyarakat dan masyarakat tentunya. Apalagi sudah keluar blueprint dari Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang Kota Medan yang mempublis bagaimana nantinya bentuk dari Lapangan Merdeka ini. Tentunya kita sangat menunggu hal tersebut,” ungkap Bahrum.

Idealnya sebuah kota, kata Bahrum, memang harus menjadi kota ramah lingkungan. Ada beberapa indikator, jelasnya, harus dipenuhi untuk menjadi kota ramah lingkungan diantaranya banyak tersedia RTH yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan berbagai kegiatan seperti olahraga, tempat bersantai, rekreasi bersama keluarga dan refreshing melepas penat.

“Yang penting tetap dalam koridor RTH. Artinya, tidak ada bangunan permanen dan yang ada hanyalah suasana hijau, asri, bersih, rapi dan sebagainya. Jadi kalau program revitalisasi ini dilakukan oleh Pak Wali, saya bersama masyarakat Kota Medan mendukung hal ini,” jelasnya.

Apabila revitalisasi Lapangan Merdeka terwujud, Bahrum berharap Pemko Medan dapat merawat dan melakukan pengawasan sarana, prasarana serta fasilitas umum nantinya. Selain itu, keamanan dan kenyamanan warga nantinya juga perlu diperhatikan, terutama soal parkir.

“Jangan sampai ada jukir liar yang tiba-tiba muncul mengutip uang pengunjung. Saya harap Pemko Medan menyediakan tempat parkir nantinya. Di samping itu, kalau bisa hindari adanya pedagang liar yang masuk dan mengganggu kenyamanan pengunjung. Kita berharap Pemko Medan menyediakan stand UMKM Kota Medan untuk mempromosikan produknya sehingga maju dan berkembang,” harapnya.(LMC-02)

Post Views: 47

Continue Reading

Previous: Gebyar Kreatif Medan Helvetia Tampilkan Produk ODGJ
Next: Angka Kemiskinan Tinggi, Pemko Medan Diminta Kreatif

Related Stories

Urus Bansos Jadi Gampang, Dinsos Kota Medan Dorong Warga Manfaatkan Portal Perlinsos Digital
2 min read
  • Medan

Urus Bansos Jadi Gampang, Dinsos Kota Medan Dorong Warga Manfaatkan Portal Perlinsos Digital

23 Juni 2026
Rico Waas Paparkan Strategi Efisiensi APBD 2025: Tanpa Utang, Fokus Banjir dan Digitalisasi PAD
2 min read
  • Medan

Rico Waas Paparkan Strategi Efisiensi APBD 2025: Tanpa Utang, Fokus Banjir dan Digitalisasi PAD

22 Juni 2026
CFD di Medan Jadi Panggung Tanpa Sekat Antara Pemimpin dan Warganya
1 min read
  • Medan

CFD di Medan Jadi Panggung Tanpa Sekat Antara Pemimpin dan Warganya

21 Juni 2026

You may have missed

Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan
2 min read
  • Artikel
  • Sumut

Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan

23 Juni 2026
Urus Bansos Jadi Gampang, Dinsos Kota Medan Dorong Warga Manfaatkan Portal Perlinsos Digital
2 min read
  • Medan

Urus Bansos Jadi Gampang, Dinsos Kota Medan Dorong Warga Manfaatkan Portal Perlinsos Digital

23 Juni 2026
Rico Waas Paparkan Strategi Efisiensi APBD 2025: Tanpa Utang, Fokus Banjir dan Digitalisasi PAD
2 min read
  • Medan

Rico Waas Paparkan Strategi Efisiensi APBD 2025: Tanpa Utang, Fokus Banjir dan Digitalisasi PAD

22 Juni 2026
CFD di Medan Jadi Panggung Tanpa Sekat Antara Pemimpin dan Warganya
1 min read
  • Medan

CFD di Medan Jadi Panggung Tanpa Sekat Antara Pemimpin dan Warganya

21 Juni 2026
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • Sumut
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Foto
  • UKM
  • Feature
  • Bisnis
  • Advetorial
  • Sports
  • Hukum
  • Politik
  • Medan
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.