
Tambusai Utara, 20/8 (LintasMedan) – Ketua Umum Satgas Nasional Himpunan Masyarakat Tani -Merah Putih ( HMTN-MP) Budi Ilham Nasution mengunjungi kawasan tapal batas Desa Mekar Jaya Kecamatan Tambusai Utara yang diduga lahan tersebut menjadi ajang konflik dengan pihak perkebunan swasta. Kunjungan itu bertujuan guna menyelesaikan konflik lahan sekaligus bisa di kelola lebih kurang 800 kepala keluarga tergabung dalam Kelompok Tani Desa Mekar Jaya.
“Kehadiran saya ke Desa Mekar Jaya Kecamatan Tambusai Utara karena adanya laporan dari Kepala Desa (Kades) Mekar Jaya Kecamatan Tambusai Utara Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau Muhammad Amin kepada Ketum HMTN Pusat Asril Aska terkait konflik lahan, untuk itu kita datang sekaligus melakukan investigasi,” ucap Budi Ilham, saat berada di lokasi lahan tapal batas, Desa Mekar Jaya Kabupaten Rokan Hulu, Rabu (20/8).
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa Ketua umum HMTN-MP Asril Aska dan Sekretaris Jendral HMTN Mirdas Taurus Auka S.sos.S.H. M.H mengintruksikan untuk langsung melakukan investigasi sekaligus upaya penyelesaian adanya persoalan lahan di Desa Mekar Jaya, Kab. Rokan Hulu, Provinsi Riau.
“Saya diminta untuk menyelesaikan adanya pemindahan lahan perbatasan yang dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab di wilayah tersebut,” ucapnya.
Pihaknya akan memerikan dukungan secara teknis dan administratif terkait masalah lahan pertanian di wilayah tersebut.
Hal ini dilakukan agar pemerintah bisa mengambil langkah cepat agar lahan seluas 2507 ha tersebut bisa dibagikan kepada kelompok tani atau masyarakat.
Kunjungan investigasi Ketum Satgas Nasional HMTN-MP beserta tim didampingi Kades Mekar Jaya Kecamatan Tambusai Utara Muhammad Amin beserta beberapa Kadus.
“Terdapat di empat (4) titik. Diantaranya Titik pertama kordinat 80 dusun 3 Sidomulyo Desa Mekar jaya, titik kedua kodinat 102 dusun 3 Sidomulyo Desa mekar jaya Kec Tambusai Utara berbatasan Desa Batang Kumuh. Kecamatan Tambusai, kordinat 09 dan 37 Desa Mekar jaya,” sebut Kades Mekar Jaya
Di lokai yang sama, Ketua Kelompok Tani Karya Mukti Bapak Sarimin Hasan sangat mengapresiasi kunjungan Ketum Satgas Nasional HMTN-MP.
“Kami selaku kelompok tani sangat mengapresiasi kedatangan Ketum Satgas Nasional dan berharap segera dapat mengelola lahan tersebut tanpa adanya sengketa,” ucapnya.
Pengelolaan lahan menjadi sarana pertanian, kata dia diyakini mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Mekar Jaya dan Kelompok Tani Karya Mukti.
Ditambahkannya, yang tergabung dalam melompok tani Karya Mukti lebih kurang sekira 800 orang.
“Dengan kehadiran Ketum Satgas Nasional, kelompok Tani Karya Mukti diharap bisa lebih sejahtera,” kata Sarimin Hasan didampingi Sekretaris Risti Damayanti dan Bendahara Nur Aila.(LMC/rel)
