Skip to content

Akurat dan Edukatif

Primary Menu
Live
  • Home
  • Sumut
  • Sigale-gale Jadi Contoh Tertib Masker di Lokasi Wisata Tomok
  • Sumut

Sigale-gale Jadi Contoh Tertib Masker di Lokasi Wisata Tomok

Lintas Medan 27 Oktober 2020 2 min read
Wisatawan sedang manortor dengan si Gale-Gale saat berkunjung di lokasi wisata Desa Tomok Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir (Foto:LintasMedan/Irma Yuni)

Samosir,27/10 (LintasMedan) – Obyek wisata Danau Toba kembali dilirik, setelah selama beberapa bulan belakangan sepi dari wisatawan akibat pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk negeri ini.

Saat ini pemerintah terpaksa kembali menggeliatkan sektor pariwisata di tengah pandemi Covid guna membangkitkan perekonomian yang semakin terpuruk.

Kebijakan itu juga membuat warga sekitar Danau Toba termasuk di lokasi wisata Desa Tomok Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir ikut berbenah.

Mereka ingin mengembalikan gebyar wisata yang sekaligus sebagai sumber pencaharian sebagian besar warga.

Namun bukan berarti harus mengabaikan protokol kesehatan yang hingga kini cukup gencar diimbau oleh pemerintah, guna menekan penyebaran virus mematikan itu yang tak tau kapan berakhir.

Masuk ke lokasi Tomok, baru-baru ini terpampang tulisan berupa imbauan wajib menggunakan masker bagi pengunjung, termasuk para pedagang souvenir.

Bahkan patung ‘Sigale-gale’ pun dipakaikan masker oleh pengelola obyek wisata sebagai contoh bagi pengunjung, bahwa di lokasi itu wajib masker.

Koslin Sinaga, warga setempat mengatakan mereka tetap tertib protokol kesehatan, dan tamu yang datang juga disediakan tempat mencuci tangan di beberapa lokasi.

“Jadi kalau ada yang tidak pakai masker malulah sama di Gale-gale,” kata Jamaludin salah seorang wisatawan.

Sigale gale atau Simanggale (anak yang lemah gemulai) merupakan tokoh legenda bagi masyarakat di desa itu, yang digambarkan berupa patung kayu untuk menghibur wisatawan melalui tarian adat Batak.

Albert Sibero, seorang pemandu wisata memaparkan Simanggale dulunya adalah putera raja yang meninggal di Medan pertempuran.

Wisatawan yang datang ke lokasi Desa Tomok biasanya dihibur beberapa tarian adat Batak, salah satunya Gondang Hula-hula, yang diikuti tarian Sigale-gale. (LMC/Irma Yuni)

Post Views: 14

Continue Reading

Previous: Mari Sosialisasikan Terus Bahaya Covid-19
Next: Relawan PMI Bagi Masker, Pedagang Pasar: Kami Pikir Mau Razia

Related Stories

Hari Jadi ke-193 Simalungun: Momentum Perkuat Generasi Kini dengan Warisan Masa Lampau
2 min read
  • Sumut

Hari Jadi ke-193 Simalungun: Momentum Perkuat Generasi Kini dengan Warisan Masa Lampau

11 April 2026
Wakil Bupati Paparkan Program MBG di Simalungun Terus Berkembang
2 min read
  • Sumut

Wakil Bupati Paparkan Program MBG di Simalungun Terus Berkembang

11 April 2026
Keluarga Besar IPK Asahan Gelar Halal Bihalal 1447 H / 2026 M
1 min read
  • Asahan
  • Sumut

Keluarga Besar IPK Asahan Gelar Halal Bihalal 1447 H / 2026 M

10 April 2026

You may have missed

Hari Jadi ke-193 Simalungun: Momentum Perkuat Generasi Kini dengan Warisan Masa Lampau
2 min read
  • Sumut

Hari Jadi ke-193 Simalungun: Momentum Perkuat Generasi Kini dengan Warisan Masa Lampau

11 April 2026
Wakil Bupati Paparkan Program MBG di Simalungun Terus Berkembang
2 min read
  • Sumut

Wakil Bupati Paparkan Program MBG di Simalungun Terus Berkembang

11 April 2026
Keluarga Besar IPK Asahan Gelar Halal Bihalal 1447 H / 2026 M
1 min read
  • Asahan
  • Sumut

Keluarga Besar IPK Asahan Gelar Halal Bihalal 1447 H / 2026 M

10 April 2026
Pemkab Simalungun Tegaskan Komitmen Perkuat Peran PKK Sebagai Motor Penggerak Kesejahteraan Masyarakat
3 min read
  • Sumut

Pemkab Simalungun Tegaskan Komitmen Perkuat Peran PKK Sebagai Motor Penggerak Kesejahteraan Masyarakat

10 April 2026
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • Sumut
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Foto
  • UKM
  • Feature
  • Bisnis
  • Advetorial
  • Sports
  • Hukum
  • Politik
  • Medan
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.