Seorang siswa SD di Tapanuii Utara divaksin pada launching vaksinasi anak usia 6-12 tahun.
Medan, 15/12 (LintasMedan) – Vaksinasi anak mulai dilaunching di beberapa kabupaten/kota di Sumut, setelah diumumkan ada 9 wilayah yang telah memenuhi syarat.
Namun hingga saat ini Pemprov Sumut belum memiliki data resmi jumlah anak usia 6-11 tahun yang akan divaksin Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan Ismail Lubis menyebutkan, sampai saat ini belum ada data jumlah anak di Sumut usia 6-11 tahun yang akan divaksin.
Namun, secara nasional jumlah anak yang akan divaksin sebanyak 36,5 juta orang.
“Vaksin yang diperbolehkan juga cuma sinovac dengan dosis 0,5 dan intervalnya 28 hari setelah vaksin pertama untuk vaksin keduanya,” katanya, Rabu (15/12).
Dari sembilan daerah di Sumut yang telah launching vaksinasi anak, Kota Medan belum termasuk.
Sembilan daerah itu, kata Ismail meliputi Kabupaten Dairi, Karo, Humbang Hasundutan, Pakpak Bharat, Tapanuli Utara, Toba, Samosir, serta Kota Pematangsiantar dan Sibolga.
Vaksinasi anak mengacu kepada keputusan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) HK.01.07/MENKES/6688/2021 tentang pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun.
Ismail menyebut sembilan daerah yang dapat melakukan vaksinasi anak usia 6-11 tahun ini adalah daerah dengan capaian vaksinasi 70 persen dosis pertama dan 60 persen untuk usia lanjut.
“Dosis pertama harus sudah 70 persen dan lansia 60 persen itu bisa melaksanakan,” katanya.
Untuk pelaksanaan vaksinasi anak di sembilan daerah tersebut, Ismail menyebut, Dinkes masih menunggu arahan dari pemerintah pusat. Terlebih, vaksin untuk anak di Sumut belum tersedia.
“Alokasi vaksin belum ada, karena Jakarta launching bersama BIN. Dosisnya 0,5 ml dan vaksinnya hanya Sinovac, tidak boleh yang lain,” kata Ismail.
Sementara Plt Kepala Dinas Kota Medan Mardohar mengatakan masih menunggu petunjuk dari Pemprov Sumut terkait pelaksanaan vaksinasi Covid-19, Medan kata dia telah siap meski wilayah ini belum termasuk dari 9 daerah yang sudah mulai dilaunching.
“Kami masih menunggu petunjuk pelaksanaan vaksinasi dan sudah koordinasi dengan Dinkes Sumut, kita sudah siap” katanya.
Mardohar menyebut pihaknya sudah memiliki database di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) mengenai data anak yang akan divaksin. Selanjutnya akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan. “Harapannya kami bisa segera melakukan vaksinasi ini,” ujarnya.(LMC/Irma Yuni)
