
Medan, 10/9 (LintasMedan) – Pasangan pebiliar kontingen Sumatera Utara (Sumut) Jaka Kurniawan Ginting dan Marlando Sihombing berhasil merebut medali emas PON XXI/2024, setelah di final kelas putra english billiard-double frame unggul 3-1 atas Jahja Johanes Halim dan Toni Setiadi dari Jakarta.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Pardede Hall Medan, Selasa (10/9), Jaka Kurniawan Ginting dan Marlando Sihombing menyumbangkan medali emas pertama dari cabor biliar setelah behasil mematahkan semangat lawannya yang hanya bisa meraih satu poin.
Di partai final, Marlando dan Jaka mengawali set pertama dengan kemenangan mengejutkan ketika mampu mengejar tim lawan yang telah mengumpulkan 6 poin lagi untuk menang.
Marlando tampil apik di depan pendukungnya sendiri dengan sodokan-sodokan yang akurat, sehingga mampu menambah poin secara signifikan dari 68 menjadi 100 dan keluar sebagai pemenang di set pertama.
Sebagaimana diketahui, pasangan pebilar Jakarta Jahja Johanes Halim dan Toni Setiadi merupakan peraih medali emas pada PON XX di Papua.
Ketua Pengprov Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Sumut, Salomo Pardede
mengapresiasi pasangan Jaka Kurniawan Ginting dan Marlando Sihombing yang dengan semangat pantang menyerah akhirnya berhasil menyabet medali emas.
“Kita berharap medali emas yang diraih Jaka dan Marlando menjadi pemacu atlet biliar Sumut lainnya untuk menyabet medali emas di beberapa nomor lainnya,” ujar Salomo.
Sementara, pebiliar wakil dari Bali I Putu Edi ‘Kingkong’ Irawan/I Kadek ‘Patkai’ Sugiarta juga mampu membekuk wakil Jawa Tengah Ricky Yang/Yoni Ar di partai final kelas Six Reds Double putra dengan skor akhir 3-1.
“Kita main sebenarnya lumayan grogi luar biasa, karena musuhnya itu sangat bagus permainannya, itupun yang kita lawan nomor satu di Indonesia. Kita bersyukur karena ada hoki dan bisa berjuang demi nama Bali dan semangat tinggi kita bisa menang,” ujar Kadek Sugiarta.
Menurutnya, pertemuannya dengan Ricky Yang/Yoni Ar kali ini menjadi memiliki semangat yang berbeda. Pada pertemuan sebelumnya dirinya harus menelan kekalahan, sehingga pertemuan ini harus ia manfaatkan dengan maksimal.
I Putu Edi mengaku sangat bersyukur karena debutnya di PON berjalan sukses hingga meraih emas pertamanya.
“Ini pertama kali ikut PON dan bisa dapat emas, tadi juga langsung nangis ga bisa bendung setelah dikasih air suci. Meski kita sekarang menang tetapi harus tetap fokus ga boleh lengah,” tuturnya. (LMC-02)
