
Jakarta, 8/11 (LintasMedan) – Kontingen Sumatera Utara mengusung misi besar di Pekan Paralimpic Pelajar Nasional (Peparpenas) IX/ 2019, di Jakarta.
Pada multi event olahraga Paralympic terakbar tingkat nasional itu, kontingen Sumut menargetkan prestasi lebih baik dari dua tahun pelaksanaan sebelumnya.
Pada Peparpenas 2015 di Jawa Barat, Sumut finish di posisi ke -12 dengan Raihan 3 emas, 3 perak, 3 perunggu. Kala itu, Jawa Timur secara mengejutkan tampil sebagai juara umum dengan mengalahkan dominasi tuan rumah Jawa Barat. Kemudian pada Peparpenas VIII/2017 di Jawa Tengah, Sumut mampu memperbaiki prestasi setelah finish di posisi ke – 9 dengan meraih total 7 emas, 4 perak, 7 perunggu. Kala itu, Jawa Tengah merebut juara umum yang dua tahun silam menjadi milik Jatim.
Pada Peparpenas 2019 saat DKI Jakarta sebagai tuan rumah, menjadi kesempatan bagi Sumut untuk mematahkan dominasi trio “Jawa” yang selalu tampil terbaik. Pada event yang dimulai 7-13 November itu, Sumut minimal bisa naik dari peringkat 9 besar.
Ketua kontingen Peparpenas Sumut, M Rusli mengatakan, dua hari jelang perlombaan dimulai, seluruh atlet dan pelatih tetap diintruksikan untuk menjaga kondisi badan terutama fisik dan stamina agar tetap terjaga saat hari H. “Sampai hari ini kita terus memantau kondisi atlet begitu juga yang menjadikan kendala tim kami konsultasi ke pelatih dan pendamping. Mudah – mudahan sampai perlombaan nanti mereka (atlet) bisa tampil maksimal,” ucap Rusli didampingi sekretaris kontingen Ramdoni Rusdi dan Wasekum Johan Erik Purba, di Jakarta, Jumat (8/11).
Rusli mengatakan sesuai dengan misi yang diemban sejak awal bahwa Sumut harus lebih baik dari tahun – tahun sebelumnya. Adanya seleksi daerah (Selekda) dalam menjaring atlet terbaik menjadi alasan pihaknya optimis atlet yang mewakili Sumut benar – benar berkualitas dan andalan Sumut dalam meraup medali. Rusli pun sangat yakin, Sumut minimal bisa lebih baik dari Peparnas 2017 silam. Dia berharap semua cabor minimal bisa meraih medali emas seperti tahun 2017.
“Tahun 2017 Sumut peringkat sembilan. Tahun ini minimal lebih baik lah. Apalagi kan atlet yang berlaga nanti hasil Selekda yang begitu ketat. Kita tentu berharap semua cabor bisa meraih medali emas. Terutama atletik yang menjadi cabor lumbung medali kita karena 14 dari 20 atlet yang perkuat Sumut adalah atlet atletik,” kata Rusli optimis.(LMC/rel)
“Prediksi dan target kita awalnya lima emas dari nomor lari. Kita masih melihat lawan dan hasil klasifikasi atlet. Mudah – mudahan target tercapai, karena atlet pelajar ini kekuatan tiap tahun termasuk banyak pendatang,” papar Zaki.(LMC/rel)
