
Madina, 25/3 (LintasMedan) – Usai memvaksin tenaga medis, kini giliran TNI dari Yonif 123/Rajawali Mangga Dua menjalani vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Panyabungan Jae. Rabu (24/3).
Memasuki vaksinasi tahap II ini, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melalui Dinas Kesehatan menyasar petugas publik. Sebelumnya pada tahap I telah memvaksin tenaga medis.
Hari pertama ini, Puskesmas Panyabungan Jae mengawalinya dari anggota TNI. Namun sesuai dengan kapasitas, hanya 40 sampai 50 orang saja perharinya yang direncanakan selesai selama tiga hari.
“Jumlah vaksin yang kita terima sesuai dengan jumlah data personil. Ini vaksinasi tahap II, setelah selesai kami akan lanjut ke sasaran berikutnya. Namun masih diprioritaskan dulu ke petugas publik,” sebut Kepala Puskesmas Panyabungan Jae, dr Yulinda Nehri Lubis.
Ia mengatakan, sebelum divaksin wajib di screaming dan pemeriksaan fisik sederhana. Diantaranya suhu tubuh, tekanan darah dan menanyakan riwayat penyakit yang diderita pasien. Hal ini ada batasannya selagi masih terkontrol.
“Di tahap II ini, lansia dan ibu menyusui juga akan menyusul, namun belum untuk kita di kabupaten. Dalam penelitian terbaru lansia dan ibu menyusui aman untuk divaksin kecuali ibu hamil,” ungkapnya.
Vaksin ini bertujuan untuk mengurangi angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19. Tujuannya pun jauh lebih bermanfaat dari efek samping yang diakibatkannya.
“Marilah pers untuk saling besinergi dalam mengedukasikannya ke masyarakat untuk divaksin, tidak harus merasa khawatir,” ajaknya. (LMC-04)
