
Madina, 26/8 – Usai pembangunan Bandara Bukit Malintang, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal berencana membangun terminal angkutan untuk menghindari kesemrautan transportasi. Rabu (26/8).
Hal itu dikatakan Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Madina, Hendra Edisa Putra melalui Kabid Lalu Lintas dan Angkutan, Hafni, ST, kepada lintasmedan.com/wol.
Hafni menjelaskan pembangunan terminal angkutan itu akan terealisasi jika Bandara Bukit Malintang selesai dibangun.
“Rencana kita akan bangun terminal tipe A, namun karena kita masih memiliki lahan 1,8 Ha dan masih butuh proses perluasan lahan, untuk sementara tipe C dulu yang akan kita bangun,” kata Hafni.
Ia katakan untuk pembangunan terminal tipe A akan diperlukan lahan seluas 5 Ha dan pihaknya masih menunggu persiapan lelang karena status tanah sangat diperlukan.
Terminal angkutan tersebut akan dibangun di Jalan Lintas Timur, Panyabungan. “Kita sudah merencanakan pembangunan ini kurang lebih 5 tahun. Kita juga berharap dengan adanya perubahan status jalan nantinya,” tambahnya.
Berdasarkan data terbaru Dinas Perhubungan Madina, saat ini ada 148 armada,11 perusahaan Angkutan Desa. Dan dari 11 perusahaan angkutan hanya 6 perusahaan yang aktif.(LMC-04)
