Medan, 11/4 (LintasMedan) – Sejumlah warga di kawasan Kematana Medan Tuntungan menyampaikan keluhan belum terealisasinya sambungan air pasang baru di rumah mereka.
“Mohon kepada Bapak Direksi PDAM Tirtanadi, sudah 17 tahun daerah kami berharap masuk air Tirtanadi. Tapi sampai sekarang tidak juga terealisasi,” kata Suparno, Kepling IV, Kelurahan Ladang Bambu, Kecamatan Medan Tuntutan, pada acara sosialisasi kenaikan tarif air PDAM Tirtanadi di wilayah itu, Selasa.
Sosialisasi kenaikan tarif air di Kecamatan Medan Tuntungan dihadiri Direktur Keuangan PDAM Tirtanadi Arif Haryadian yang langsung memerintahkan Kepala Cabang Padang Bulan Saul Parapat untuk mendata calon pelanggan di kedua daerah tersebut.
Di kesempatan itu Arif menuturkan pihaknya dalam waktu dekat akan membuat kebijakan penyesuaian tarif PDAM Tirtanadi guna mampu meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, termasuk upaya penambahan debit air.
Sejumlah warga yang hadir dalam sosialisasi itu mengaku dapat menerima alasan perusahaan BUMD milik Pemprov Sumut itu membuat kebijakan menaikkan tarif air.
“Selama itu masih dalam kajian yang benar, kami rasa kenaikan tarif air minum bisa diterima dan ditolerir masyarakat,”kata salah seorang warga, Malau.
Dia berharap nantinya tidak ada lagi keluhan pelanggan tentang air kecil, air mati dan air kotor.
Hadir Camat Medan Tuntungan Gelora Ginting S.STP, Kadiv Hubungan Langganan, Tauhid Ikchyar, Akademisi Irfan Simatupang dan Kepala Sekretaris Perusahaan Jumirin SE Msi.(LMC-02)
