
Medan, 8/3 (LintasMedan) – Pemko Medan diingatkan tidak hanya fokus mengurusi bangunan bertingkat/vertikal, tetapi juga harus memikirkan bangunan-bangunan bersejarah yang sejatinya bisa menjadi ikon kota metropolitan.
“Banyak bangunan yang seharusnya bisa meningkatkan potensi ekonomi dan pariwisata sampai saat ini belum maksimal terawat,” kata Anggota DPRD Medan Jumadi dalam hari aspirasi yang memgangkat tema “Menakar Peran Landmark Kota Medan dalam meningkatkan Perekonomian dan Pariwisata” di ruang Fraksi PKS DPRD Medan, Kamis.
Dia mencontohkan sejumlah masjid yang dibangun tahun 1800-an dan bangunan-bangunan lainnya bisa dijadikan ikon kota Medan. “Bangunan-bangunan bersejarah itu bisa menjadi jati diri kota,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bidang Fisik dan Tata Ruang Bappeda Medan, Fery Ikhsan mengatakan saat ini kecenderungan Kota-kota di Indonesia semuanya bersaing, dalam mendatangkan wisatawan.
Terkait bangunan bersejarah, sampai saat ini Pemko Medan kata dia terus melakukan pendataan dan pelestarian melalui Dinas Kebudayaan dan Dinas Pariwisata.
“Sampai dengan saat ini Kota Medan merupakan salah satu Kota yang termasuk dalam jaringan kota pusaka, dimana didalamnya berperan dalam pelestarian cagar budaya,” ucapnya.
Fery mengatakan, dari tahun 2015 lalu Medan juga sudah memiliki Perda pelestarian Bangunan dan lingkungan cagar budaya di Kota Medan.(LMC-02)
