
Madina, 25/5 (LintasMedan) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terus melakukan sosialisasi ke masyarakat setempat untuk taat protokol kesehatan dan mematuhi 3 M, yakni menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak guna menekan semakin meningkatnya penyebaran Covid-19 di wilayah itu.
“Setiap hari, tak henti terus kita sosialisasikan agar mematuhi 3 M , karena penyebaran virus ini sangat cepat yakni di antaranya melalui udara dan bersentuhan langsung, baik sesama manusia maupun benda-benda di sekitar kita,” kata dr Irma, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Madina.
Apalagi, kata dia wabah berbahaya tersebut masih terus menjadi momok yang menakutkan dan tak kunjung berakhir.
Sepanjang masuknya wabah Covid-19 di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), tercatat sudah 410 orang terkonfirmasi diantaranya sembilan meninggal dunia.
Data ini terhitung sejak 2020, ada 333 orang terkonfirmasi wabah tersebut di tahun itu dan 2021 (Januari – Mei), 77 orang. Dengan jumlah yang meninggal sembilan orang umumnya mereka yang lanjut usia.
Ia memaparkan pada 2021 ini ada 54 orang yang telah selesai menjalani isolasi dan 14 masih isolasi di Bagas Godang dan RSU Panyabungan.
Sementara data terbaru perkembangan penanganan Covid-19 Madina, Selasa (25/5), saat ini ada 17 orang terkonfirmasi dan 54 orang kontak erat.(LMC-04)
