Skip to content

Akurat dan Edukatif

Primary Menu
  • Artikel
Live
  • Home
  • Hukum
  • Polri Pecat Dengan Tidak Hormat Bripda Randy
  • Hukum
  • Nasional

Polri Pecat Dengan Tidak Hormat Bripda Randy

Lintas Medan 5 Desember 2021 2 min read

Bripda Randy Bagus dijebloskan dalam sel tahanan dalam kasus aborsi.(Foto:Ist)

Jakarta, 5/12 (LintasMedan)- Kepolisian Republik Indonesia dibawah kepemimpinan Listyo Sigit Prabowo memecat Bripda Randy Bagus yang diduga menghamili mahasiswi Universitas Brawijaya Malang, Novia Widyasari Rahayu serta memaksanya melakukan aborsi.

Oknum polisi ini dipecat melalui pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).

Bripda Randy adalah anggota Polri yang terlibat kasus bunuh diri Novia Widyasari (23), mahasiswi yang ditemukan meninggal dunia di samping makam ayahnya di Mojokerto, Jawa Timur,

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengungkapkan Polri mengambil sikap tegas memberhentikan Randy melalui PTDH atau pemberhentian tidak dengan hormat atas perbuatannya tersebut. Keputusan itu diambil dari sidang etik.

“Tindak tegas baik sidang kode etik untuk dilakukan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH),” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo di Jakarta pada Minggu 5 Desember 2021.

Polisi saat ini tengah menangani tindak kejahatan tersebut dalam kerangka hukum pidana. Saat ini, Randy telah ditangkap dan ditahan oleh Polda Jawa Timur.

Dedi menegaskan komitmen Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang meminta agar seluruh anggota Polri yang melanggar kode etik segera ditindak, dan dipidanakan jika perbuatannya melanggar hukum pidana.

“Polri terus berkomitmen akan melakukan tindakan tegas kepada anggota yang terbukti bersalah,” kata Dedi.

Dari penyelidikan yang dilakukan Polda Jawa Timur terungkap Bripda Bagus memang menjalin hubungan asmara dengan Novia sejak Oktober 2019.

Dari hubungan itu Novia hamil dua kali dan dua kali melakukan aborsi. Diduga aborsi itu dilakukan atas paksaan Bripda RB.

“Korban selama pacaran sampai kemarin yaitu terhitung sejak Oktober 2019 sampai bulan kemarin Desember 2021 sudah melakukan tindakan aborsi bersama yang mana dilaksanakan yang pertama adalah bulan Maret 2020 dan yang kedua Agustus 2021,” kata Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo dalam konferensi pers di Mapolres Mojokerto pada Sabtu 4 Desember 2021.

Tindakan aborsi pertama diduga dilakukan saat kandungan baru berusia beberapa minggu.

Selanjutnya, tindakan aborsi kedua dilakukan saat usia kandungan mencapai 4 bulan. Bripda RB membeli obat penggugur kandungan seharga Rp1,5 juta dan meminta Novia meminumnya sebelum pulang ke Mojokerto.

Akibat itu, Novia mengalami pendarahan di sebuah warung sate di Mojokerto.

Atas perbuatannya, Randy dinyatakan telah melanggar Peraturan Kapolri Nomor 14 tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri pasal 7 tentang etika kelembagaan dan pasal 11 tentang etika kepribadian.

Untuk pidana umum, Bripda RB dijerat dengan pasal 348 KUHP tentang Kejahatan Terhadap Nyawa. Dalam ayat 1 pasal tersebut dikatakan : Barang siapa dengan sengaja menggugurkan atau mematikan kandungan seorang wanita dengan persetujuannya, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan; ayat 2 pasal itu mengatakan : Jika perbuatan itu mengakibatkan matinya wanita tersebut, diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun.

Sementara itu Tagar #noviawidyasari populer di lini masa media sosial. Selebritis ADDIE MS dalam akun twitternya juga mengecam tindakan onum polisi tersebut. “Harus diusut tuntas,” kata musisi ini.

Diketahui selama ini Novia aktif menuliskan curhatan hatinya melalui aplikasi Quora termasuk alam hal hubungan asmaranya dengan brida Randy Bagus.(LMC/net)

Post Views: 196

Continue Reading

Previous: Beredar Tulisan Novia Widyasari Rahayu Sebelum Akhiri Hidup Minum Racun
Next: Novia Pernah Lapor ke Komnas Perempuan Soal Eksploitasi Seksual

Related Stories

Diduga Rugikan Negara Rp1,7 Miliar, Direktur CV Tri Jaya Family dan Pejabat PPK Ditahan
2 min read
  • Headline
  • Hukum

Diduga Rugikan Negara Rp1,7 Miliar, Direktur CV Tri Jaya Family dan Pejabat PPK Ditahan

6 November 2026
Optimalkan Potensi Tebu, Tulang bawang Jalin Kemitraan Strategis dengan PT Tiga Dewi Timur Raya
2 min read
  • Artikel
  • Nasional

Optimalkan Potensi Tebu, Tulang bawang Jalin Kemitraan Strategis dengan PT Tiga Dewi Timur Raya

27 Oktober 2026
Pemkab Tulang Bawang Raih Apresiasi Daerah Peduli Layanan Publik dan Keterbukaan Informasi
2 min read
  • Advetorial
  • Artikel
  • Nasional

Pemkab Tulang Bawang Raih Apresiasi Daerah Peduli Layanan Publik dan Keterbukaan Informasi

10 September 2026

You may have missed

Lapas Panyabungan Gelar Cek Kesehatan Gratis, Skrining TBC, HIV/AIDS bagi Pegawai dan WBP
1 min read
  • Sumut

Lapas Panyabungan Gelar Cek Kesehatan Gratis, Skrining TBC, HIV/AIDS bagi Pegawai dan WBP

7 November 2026
Sambut Hari Bakti Kemenimipas ke-2, Lapas Panyabungan Gelar Bakti Sosial
1 min read
  • Sumut

Sambut Hari Bakti Kemenimipas ke-2, Lapas Panyabungan Gelar Bakti Sosial

6 November 2026
Diduga Rugikan Negara Rp1,7 Miliar, Direktur CV Tri Jaya Family dan Pejabat PPK Ditahan
2 min read
  • Headline
  • Hukum

Diduga Rugikan Negara Rp1,7 Miliar, Direktur CV Tri Jaya Family dan Pejabat PPK Ditahan

6 November 2026
Satlantas Polres Madina Edukasi Pegawai BRI Panyabungan Soal Keselamatan Berlalu Lintas
1 min read
  • Sumut

Satlantas Polres Madina Edukasi Pegawai BRI Panyabungan Soal Keselamatan Berlalu Lintas

5 November 2026
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • Sumut
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Foto
  • UKM
  • Feature
  • Bisnis
  • Advetorial
  • Sports
  • Hukum
  • Politik
  • Medan
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.