
Madina, 26/11 (LintasMedan) – Di masa pandemi Covid-19, budidaya jamur tiram terus digalakkan di wilayah Kabupaten Mandailing Natal. Ternyata usaha tersebut dianggap efektif mampu membangkitkan perekonomian masyarakat.
Peluang ini turut dimanfaatkan Kepolisian Resor Mandailing Natal (Madina) dan memberikan bimbingan bagaimana membudidayakan jamur tiram kepada masyarakat.
Selain bertujuan menghidupkan ketahanan pangan peran ini turut diambil alih Polres Madina dalam upaya mengurangi ancaman gangguan Kamtibmas di masyarakat.
“Akibat Covid-19 otomatis terjadi pelemahan perekonomian. Tentu nantinya juga akan berdampak terhadap gangguan keamanan,” papar Bripka Timbul Rahayu, Kamis (26/11).
Masyarakat, kata Timbul dibimbing untuk mampu berkreatifitas. Timbul yang pernah memberikan bimbingan pengolahan pakan ternak dari ampas, kini memperkenalkan lagi ke masyarakat Desa Gunung Tua Jae, Panyabungan, cara membudidayakan jamur tiram.
“Selama delapan hari sudah kita membimbing masyarakat. Kami harap program ini bisa menjadi pendukung ketahanan pangan secara mandiri,” harap Timbul.
Selain menerima bimbingan, para peserta pelatihan juga diberikan bibit jamur tiram. Upaya ini pun diharapkan bisa menjadi tambahan penghasilan bagi masyarakat setempat.(LMC/Irwan Arifianto)
