Skip to content

Akurat dan Edukatif

Primary Menu
  • Artikel
Live
  • Home
  • Sumut
  • DAS Batang Natal Hancur, Praktik Tambang Emas Ilegal Belum Tersentuh Hukum
  • Headline
  • Sumut

DAS Batang Natal Hancur, Praktik Tambang Emas Ilegal Belum Tersentuh Hukum

Lintas Medan 6 Desember 2021 2 min read

Praktik tambang emas ilegal masih terus berlangsung di Kecamatan Batang Natal Kabupaten Madina dan belum tersentuh hukum.(Foto:LintasMedan/ist)

Madina, 6/12 (LintasMedan) – Saat ini nyaris tak ditemukan lagi air sungai yang bersih di Kecamatan Batal Natal. Daerah Aliran Sungai (DAS) di sana telah luluh lantak akibat ulah penambang emas ilegal.

Bagaikan tak tersentuh hukum, para penambang emas ilegal leluasa melakukan pengerukan di Daerah Aliran Sungai Batang Natal dengan menggunakan alat berat (excavator). Dampaknya pun langsung dirasakan oleh masyarakat, khususnya yang bermukim di bantaran sungai, mulai dari Kecamatan Lingga Bayu hingga sampai ke Kecamatan Natal.

Keruhnya air sungai Batang Natal akibat aktifitas pertambangan ini terkesan tidak tersentuh hukum dan praktik ilegal itu tak kunjung dihentikan.

Rahman, warga Kecamatan Lingga Bayu, Senin (6/12) mengungkapkan, pertambangan sudah berlangsung sejak puluhan tahun. Awalnya penambang hanya menggunakan alat tradisional namun dalam lima tahun terakhir, aktifitas pertambangan menggunakan alat berat dan merusak ekosistem air sungai karena limbah pembuangannya.

“Dulu sungai Batang Natal ini dimanfaatkan semua warga, baik untuk kebutuhan mandi, cuci pakaian bahkan lubuk larangan untuk menjaga ekosistem ikan. Namun saat ini warga yang bermukim di bantaran hilir sungai menderita karena tidak lagi dapat memanfaatkan air secara maksimal untuk kebutuhan hidup. Air sungai telah tercemar, keruh dan berbau,” kata Rahman.

Warga menduga ada “orang besar” di belakang bisnis tambang emas ilegal ini.

Air sungai di wilayah Kecamatan Batang Natal Kabupaten Mandailing Natal tercemar dan keruh diduga akibat maraknya praktik tambang emas ilegal di wilayah itu(Foto:LintasMedan/ist)

Efek penambangan ini juga merugikan para nelayan karena sungai Batang Natal bermuara langsung ke laut. Keruhnya air sungai, sangat mempengaruhi aktifitas mereka.

Seperti yang diutarakan Izal, salah seorang nelayan yang tinggal di Kelurahan Pasar II Natal. Dia berharap, Pemerintah Daerah turun tangan menertibkan pertambangan ilegal tersebut.

“Kami sudah sangat risau untuk menggunakan air sungai dengan kondisi sekarang ini karena kami takut terjangkit penyakit. Tidak hanya itu, saat ini buaya juga sering muncul hingga kami takut untuk beraktifitas seperti biasa di pinggir sungai,” ungkapnya.(LMC-04)

Post Views: 73

Continue Reading

Previous: Wartawan di Madina Diancam Oknum Ketua Ormas Diduga Terkait Pemberitaan Tambang Emas Ilegal
Next: LIRA Minta Wabup Madina Juga Singgung Penertiban Tambang Emas Ilegal di Batang Natal

Related Stories

Tulang Bawang Resmi Terima Peralihan Hak Atas Tanah dari PT CPP untukPengembangan Kawasan Ekonomi Biru
2 min read
  • Advetorial
  • Artikel
  • Headline
  • Nasional

Tulang Bawang Resmi Terima Peralihan Hak Atas Tanah dari PT CPP untukPengembangan Kawasan Ekonomi Biru

23 Juli 2026
Tingkatkan Kapasitas Pengurus, TP PKK Kabupaten Simalungun Ikuti Bimtek PKK Provinsi Sumatera Utara
3 min read
  • Sumut

Tingkatkan Kapasitas Pengurus, TP PKK Kabupaten Simalungun Ikuti Bimtek PKK Provinsi Sumatera Utara

23 Juli 2026
Ledakan Dahsyat di Perumahan Grand Polonia Medan, Rusak 5 Rumah
1 min read
  • Headline
  • Medan
  • Peristiwa

Ledakan Dahsyat di Perumahan Grand Polonia Medan, Rusak 5 Rumah

20 Juli 2026

You may have missed

Tulang Bawang Resmi Terima Peralihan Hak Atas Tanah dari PT CPP untukPengembangan Kawasan Ekonomi Biru
2 min read
  • Advetorial
  • Artikel
  • Headline
  • Nasional

Tulang Bawang Resmi Terima Peralihan Hak Atas Tanah dari PT CPP untukPengembangan Kawasan Ekonomi Biru

23 Juli 2026
Tingkatkan Kapasitas Pengurus, TP PKK Kabupaten Simalungun Ikuti Bimtek PKK Provinsi Sumatera Utara
3 min read
  • Sumut

Tingkatkan Kapasitas Pengurus, TP PKK Kabupaten Simalungun Ikuti Bimtek PKK Provinsi Sumatera Utara

23 Juli 2026
Sumut di Tengah Keberagaman, Terjaga Damai Lewat Komunikasi dan Saling Menghargai
2 min read
  • Artikel

Sumut di Tengah Keberagaman, Terjaga Damai Lewat Komunikasi dan Saling Menghargai

23 Juli 2026
Stereotip Etnik dan Dinamika Interaksi Sosial Lintas Etnik di Sumatra Utara
2 min read
  • Artikel

Stereotip Etnik dan Dinamika Interaksi Sosial Lintas Etnik di Sumatra Utara

23 Juli 2026
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • Sumut
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Foto
  • UKM
  • Feature
  • Bisnis
  • Advetorial
  • Sports
  • Hukum
  • Politik
  • Medan
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.