Skip to content

Akurat dan Edukatif

Primary Menu
  • Artikel
Live
  • Home
  • Politik
  • DKPP RI Banyak Terima Laporan Asusila Oknum Petugas Penyelenggara Pemilu
  • Headline
  • Politik

DKPP RI Banyak Terima Laporan Asusila Oknum Petugas Penyelenggara Pemilu

Lintas Medan 30 November 2023 2 min read
Ketua DKPP RI, Heddy Yugito .(Foto:LintasMedan/irma)

Medan, 30/11 (LintasMedan) – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI banyak menerima kasus pelanggaran moral dan asusila oknum petugas penyelenggara Pemilu.

Kasus-kasus asusila yang diterima beserta-bukti-bukti akuratnya akan langsung digelar dalam sidang tertutup.

“Sampai dengan saat ini, DKPP RI banyak menerima laporan kasus pelanggaran moral oknum petugas penyelenggara Pemilu dan mayoritasnya kasus asusila,”kata Ketua DKPP RI, Heddy Yugito dalam jumpa pers yang digelar usai pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) penyelenggara Pemilu di Wilayah I, di Le Polonia Hotel, Jalan Jenderal Sudirman, Medan, Kamis (30/11).

Menurut dia, laporan diterima langsung dari masyarakat, atau pihak keluarga pelaku misalnya istri, suami maupun anak dan jika disertai bukti-bukti akurat DKPP akan langsung bersikap tegas.

“Yah misalnya ada yang dilaporkan oleh selingkuhannya, ataupun istri. Tentunya laporan tidak serta-merta diterima begitu saja oleh DKPP agar tidak terjadi fitnah, tetapi jika disertai bukti akurat kita akan bersikap tegas,” katanya.

Namun Heddy tidak merinci berapa besar jumlah oknum penyelenggara Pemilu yang terlibat kasus asusila tersebut dan mayoritas dari wilayah mana. Menurutnya datanya nanti bisa dilihat di website DKPP. “Nanti dirinci datanya ada diwebsite,” ujar Heddy.

Sementara terkait kasus pemerasan Calon Legisltif yang dilakukan oknum anggota Bawaslu Medan berinisal AH, kata Heddy hingga saat ini DKPP belum bisa mengambil tindakan, karena kasus tersebut masih ditangani pihak berwaajib. Selain itu aparat penegak hukum juga sedang melakukan penyelidikan beberapa orang lainnya yang diduga ikut terlibat dalam kasus itu.

“Saat ini keputusan masih ditangani Bawaslu dan biasanya mereka melakukan pemberhentian sementara.Namun kita ikuti saja prosesnya jika memang terbukti beberapa yang ikut terlibat juga akan diberhentikan selamanya oleh DKPP, yakinlah prosesnya tidak akan lama lagi,” tegasnya.

Tindakan tegas berupa pemberhentian dilakukan, kata dia agar dugaan pelanggaran moral dan etika ini tidak terulang terjadi.

Pada kesempatan itu, ia menyampaikan Provinsi Sumut masuk peringkat pertama paling banyak penyelenggara Pemilu yang dilaporkan ke DKPP dengan totalnya 82 teradu hingga November 2023 dan terbanyak dari Nias.

Posisi kedua Aceh dengan total 67 teradu disusul Jawa Barat sebanyak 38 teradu.

Sedangkan Provinsi Bali sampai saat ini tercatat zero pengaduan.

“Namun tingginya jumlah pengaduan belum tentu kasus pelanggaran terbanyak, dan zero pengaduan belum tentu tidak ada pelanggaran. Tapi besarnya pengaduan bisa jadi mencerminkan begitu pedulinya masyarakat menginginkan Pemilu yang kredibel dan berkualitas,” ucapnya

Rakor DKPP yang digelar di Medan kali ini melibatkan unsur KPU dan Bawaslu di Wilayah I meliputi, Aceh, Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar), Riau Kepulauan, Riau Daratan, Bangka Belitung, Jambi dan Bengkulu.

Rakor ini dilaksanakan untuk yang ketiga kalinya. Sebelumnya dilaksanakan di wilayah II dan IV, kemudian yang terakhir akan dilaksanan di wilayah III Kalimantan.. (LMC-02)

Post Views: 124

Continue Reading

Previous: Kondisi Sumut Stabil Jelang Pemilu
Next: KPU Sumut Rekrut Ratusan Ribu Petugas KPPS Mulai 11 Desember 2023

Related Stories

Kunjungi Labusel, Bobby Nasution Bantu Pembangunan Rumah Tahfiz dan Percepat Program Bedah Rumah
2 min read
  • Headline
  • Sumut

Kunjungi Labusel, Bobby Nasution Bantu Pembangunan Rumah Tahfiz dan Percepat Program Bedah Rumah

17 Oktober 2026
APBD Medan 2027 Fokus Benahi 100 Titik Banjir
2 min read
  • Headline
  • Medan

APBD Medan 2027 Fokus Benahi 100 Titik Banjir

14 Oktober 2026
Rakorwal GTRA 2026: Pemkab Simalungun Tegaskan Reforma Agraria Bukan Sekadar Seremonial
2 min read
  • Headline
  • Sumut

Rakorwal GTRA 2026: Pemkab Simalungun Tegaskan Reforma Agraria Bukan Sekadar Seremonial

22 September 2026

You may have missed

Khairul Muslim Ambil Formulir Pendaftaran Calon Ketua DKP PWI Sumut
2 min read
  • Sumut

Khairul Muslim Ambil Formulir Pendaftaran Calon Ketua DKP PWI Sumut

3 November 2026
Khairul Muslim Ambil Formulir Pendaftaran Calon Ketua DKP PWI Sumut
2 min read
  • Medan

Khairul Muslim Ambil Formulir Pendaftaran Calon Ketua DKP PWI Sumut

2 November 2026
Perumda Tirtanadi Berhasil Raih Juara Pertama Ajang Lomba Konten Video Satya JKN Award 2026 Tingkat Nasional
2 min read
  • Medan

Perumda Tirtanadi Berhasil Raih Juara Pertama Ajang Lomba Konten Video Satya JKN Award 2026 Tingkat Nasional

1 November 2026
Dukung Swasembada Pangan, Bupati Asahan Serahkan 77 Unit Alsintan kepada Kelompok Tani
2 min read
  • Asahan
  • Sumut

Dukung Swasembada Pangan, Bupati Asahan Serahkan 77 Unit Alsintan kepada Kelompok Tani

1 November 2026
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • Sumut
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Foto
  • UKM
  • Feature
  • Bisnis
  • Advetorial
  • Sports
  • Hukum
  • Politik
  • Medan
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.