Skip to content

Akurat dan Edukatif

Primary Menu
  • Artikel
Live
  • Home
  • Medan
  • DPRD Medan Sesalkan Pengusaha Depo Abaikan Pelaku Usaha
  • Medan

DPRD Medan Sesalkan Pengusaha Depo Abaikan Pelaku Usaha

Lintas Medan 21 Mei 2018 2 min read

Medan, 21/5 (LintasMedan) – Anggota Komisi C DPRD Medan Hendrik Halomoan Sitompul mengungkapkan, keberadaan Depo kontainer di Belawan banyak dikeluhkan pelaku usaha dan sopir.

Pemilik Depo dinilai tidak peduli soal kelancaran arus pengiriman barang. Pelayanan Depo yang lambat dipastikan merugikan pelaku usaha dan sopir.

“Kita selaku wakil rakyat sangat menyesalkan tindakan pengusaha depo yang kurang respon terhadap keluhan pelaku usaha. Sama halnya OP dinilai mandul tidak mampu menindak pengusaha depo yang tindak mendukung kelancaran kegiatan ekspor. Seharusnya, semua itu tanggungjawab OP,” kata Hendrik H Sitompul selaku anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Medan itu, Senin (21/5).

Dikatakan Hendrik Halomoan Sitompul, terkait macetnya arus pengiriman barang eksport di Belawan, pihaknya (DPRD Medan-red) akan memanggil pihak pengelola Depo kontainer untuk dilakukan rapat dengar pendapat (RDP) di gedung DPRD Medan.

Dalam rapat itu nantinya akan melibatkan seluruh stakeholder. Tujuannya kata Hendrik untuk diminta keterangan, apa masalahnya sehingga dapat diambil solusinya. “Mungkin melalui RDP bisa persoalan diselesaikan,” tegas Hendrik.

Guna memperlancar arus pengiriman barang eksport di Pelabuhan Belawan, pihak Otoritas Pelabuhan (OP) Belawan diminta turun tangan dan peduli soal perbaikan pelayanan Depo transportasi kontainer barang ekspor di Pelabuhan Belawan.

Sebelumnya, pelaku usaha Susilo mengatakan, keberadaan Depo kontener barang eksport di pelabuhan Belawan perlu perbaikan pelayanan. Menurut Susilo, selain dikeluhkan pelaku usaha, juga dikeluhkan para supir kontener akibat kebijakan Depo yang lambat dan tidak mau tahu.

“Sistem kerja Depo tidak efisisen, selain menghambat arus pengiriman barang, juga mengurangi pendapatan supir kontener kerena kehilangan trip. Seharus nya pihak OP harus turun tangan menindak bahkan mengevaluasi pemilik Depo yang tidak memberikan pelayanan yang prima,” ujar Susilo. (LMC-03)

 

Post Views: 96

Continue Reading

Previous: DPRD Medan Usulkan Penampungan Gepeng dan Anjal
Next: Kebutuhan Pokok Pasar Murah di Medan Dipastikan Aman

Related Stories

2027, Pemko Medan Tambah 26 Truk dan 151 Becak Motor Pengangkut Sampah
1 min read
  • Medan

2027, Pemko Medan Tambah 26 Truk dan 151 Becak Motor Pengangkut Sampah

25 Oktober 2026
Tolak Pasien BPJS, Rico Waas Perintahkan Dinkes Panggil RS Bunda Thamrin
2 min read
  • Medan

Tolak Pasien BPJS, Rico Waas Perintahkan Dinkes Panggil RS Bunda Thamrin

24 Oktober 2026
Surat Keterangan Ahli Waris Gratis, Rico Waas: Aparat Terbukti Pungli Dicopot
1 min read
  • Medan

Surat Keterangan Ahli Waris Gratis, Rico Waas: Aparat Terbukti Pungli Dicopot

24 Oktober 2026

You may have missed

Lapas Panyabungan Razia Kamar Hunian, Perkuat Komitmen ‘Sumatera Utara Tolak Narkoba’
1 min read
  • Sumut

Lapas Panyabungan Razia Kamar Hunian, Perkuat Komitmen ‘Sumatera Utara Tolak Narkoba’

28 Oktober 2026
Perkuat Sinergi SPPA, Lapas Panyabungan Terima Kunjungan Dinsos Madina
1 min read
  • Sumut

Perkuat Sinergi SPPA, Lapas Panyabungan Terima Kunjungan Dinsos Madina

26 Oktober 2026
2027, Pemko Medan Tambah 26 Truk dan 151 Becak Motor Pengangkut Sampah
1 min read
  • Medan

2027, Pemko Medan Tambah 26 Truk dan 151 Becak Motor Pengangkut Sampah

25 Oktober 2026
Tolak Pasien BPJS, Rico Waas Perintahkan Dinkes Panggil RS Bunda Thamrin
2 min read
  • Medan

Tolak Pasien BPJS, Rico Waas Perintahkan Dinkes Panggil RS Bunda Thamrin

24 Oktober 2026
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • Sumut
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Foto
  • UKM
  • Feature
  • Bisnis
  • Advetorial
  • Sports
  • Hukum
  • Politik
  • Medan
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.