Skip to content

Akurat dan Edukatif

Primary Menu
Live
  • Home
  • Medan
  • DPRD Minta Pengurusan SIM Diambilalih Pemko Medan
  • Medan

DPRD Minta Pengurusan SIM Diambilalih Pemko Medan

Lintas Medan 2 September 2016 2 min read
ilustrasi

Medan, 2/9 ((LintasMedan) – Biaya pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Satlantas Polresta Medan yang dikelola biro jasa Medan Safety Driving Center (MSDC) dinilai sangat mahal dan memberatkan.

Komisi A DPRD Medan pun akhirnya mendesak supaya urusan sertifikat diambilalih Kantor Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pemko Medan.

“Pengurusan SIM jangan dimonopoli MSDC yang mengakibatkan biayanya menjadi mahal hingga Rp 421 ribu. Jadi kita desak supaya dikelola Pemko Medan saja agar retribusi bisa masuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan atau digratiskan saja, “ kata Ketua Komisi A DPRD Medan Roby Barus didampingi Wakil Ketua Andi Lumban Gaol, Jumat.

Pada rapat dengar pendapat (RDP) Komisi A dengan Satlantas Polresta Medan, sebelumnya juga didimpulkan bahwa kredibilitas MSDC masih diragukan.

Dalam RDP Kasatlantas Kompol Rizal menyebutkan ada sekitar ratusan sertifikat milik pemohon SIM yang dikeluarkan MSDC setiap harinya.

Namun kata Rizal, dari jumlah tersebut, jika Polisi benar benar melakukan tes/pengujian terhadap pemohon SIM, hanya 5 pemohon yang lulus.

Artinya, sertifikat yang diterbitkan MSDC masih diragukan dan tidak menjadi pedoman lulus mengemudi.

Dari pengakuan Rizal sangat menguatkan tudingan dewan menyebut keberadaan MSDC hanya formalitas dan akal-akalan.

Andi Lumban Gaol mengatakan jika pelatihan yang dilakukan MSDC tidak benar dilakukan. Seperti, surat kesehatan bisa terbit sementara dokter tidak pernah dilibatkan.

“Ini kan formalitas dan hanya akal akalan. Bagaimana Polisi menyiasati ini,” katanya.

Ketidakhadiran pihak manajemen MSDC atas undangan DPRD Medan saat RDP tersebut juga dinilai sebagai pelecehan terhadap institusi.

Ketua Komisi A DPRD Medan Roby Barus mengaku kesal dengan tindakan MSDC tersebut.

“DPRD mengundang secara lembaga resmi untuk RDP. Kasatlantas saja hadir, kenapa pihak MSDC tidak. Ini bentuk pembangkangan dan pelecehan,” kata Andi.(LMC-03)

Post Views: 9

Continue Reading

Previous: DPRD : Banjir, Pemko Medan Diminta Perbaiki Infrastruktur
Next: Diskanla Sumut Kembali Kembangkan Ikan Pora-Pora di Danau Toba

Related Stories

Wujudkan Kepedulian, Perumda Tirtanadi Gelar Pasar Murah
2 min read
  • Artikel
  • Medan

Wujudkan Kepedulian, Perumda Tirtanadi Gelar Pasar Murah

12 Maret 2026
Program Mudik Gratis Tuai Protes, Ketua Komisi II DPRD Medan Minta Dishub Transparan
2 min read
  • Medan

Program Mudik Gratis Tuai Protes, Ketua Komisi II DPRD Medan Minta Dishub Transparan

7 Maret 2026
Bapenda Sumut Siapkan Hadiah Emas, Motor, Umroh hingga Mobil
2 min read
  • Bisnis
  • Medan

Bapenda Sumut Siapkan Hadiah Emas, Motor, Umroh hingga Mobil

5 Maret 2026

You may have missed

Wujudkan Kepedulian, Perumda Tirtanadi Gelar Pasar Murah
2 min read
  • Artikel
  • Medan

Wujudkan Kepedulian, Perumda Tirtanadi Gelar Pasar Murah

12 Maret 2026
KPK Gelar Observasi, Asahan Percontohan Kabupaten Anti Korupsi 2026
1 min read
  • Asahan
  • Sumut

KPK Gelar Observasi, Asahan Percontohan Kabupaten Anti Korupsi 2026

11 Maret 2026
Bupati Asahan Buka Rakorpem Bulan Maret 2026
2 min read
  • Asahan
  • Sumut

Bupati Asahan Buka Rakorpem Bulan Maret 2026

10 Maret 2026
Bobby Nasution Harap Mobilitas Masyarakat Semakin Lancar
2 min read
  • Sumut

Bobby Nasution Harap Mobilitas Masyarakat Semakin Lancar

10 Maret 2026
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • Sumut
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Foto
  • UKM
  • Feature
  • Bisnis
  • Advetorial
  • Sports
  • Hukum
  • Politik
  • Medan
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.