HM Nezar Djoeli (Foto:LintasMedan/irma)

Medan, 22/2 (LintasMedan) – Pemerintah secara resmi kembali menandatangani Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) untuk tiga ruas jalan tol baru, salah satunya jalan tol Tebing Tinggi – Parapat, Sumatera Utara sejauh 143,25 kilometer.l, Rabu (22/2/2017).
Jalan tol ini akan dikerjakan oleh PT Waskita Karya, PT Hutama Karya dan PT Jasa Marga dengan nilai investasi sebesar Rp. 13,45 triliun.
Menyikapi hal ini, Anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi Partai NasDem, HM Nezar Djoeli mengaku sangat mengapresiasi perhatian dan komitmen Presiden Jokowi dalam mengembangkan Danau Toba.
Untuk itu, Nezar mengajak kalangan Anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota agar terus mengawal proyek tersebut yang menjadi program Kementerian.
“Yakni membantu percepatan pembebasan lahan apabila terkena dari segmen yang direncanakan. Apabila jalan tol tersebut selesai, Pempropsu harus mendorong turis turis mancanegara agar berkunjung ke Danau Toba,”katanya, kemarin.
Selain itu, sebut wakil rakyat asal pemilihan Kota Medan ini, Danau Toba juga harus berbenah diri dengan menutup seluruh perusahaan-perusahaan penghasil limbah yang berada di pinggiran Danau Toba. Apalagi disinyalir kemarin ditemukan lintah di perairan Danau Toba yang akan mengganggu iklim pariwisata Danau Toba nantinya.
“Kita sangat bangga dengan perhatian Presiden saat ini , ini juga membuktikan bahwa Presiden peduli terhadap Danau Toba karena salah satu aset bangsa indonesia yg menjadi kebanggaan kita semua. Selain itu masyarakat adat juga harus bisa seramah mungkin terhadap tamu tamu lokal maupun mancanegara nantinya,”ujarnya.
Sebelumnya, pemerintah menandatangani Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) untuk tiga ruas jalan tol baru, salah satunya jalan tol Tebing Tinggi – Parapat, Sumatera Utara, sejauh 143,25 kilometer. Jalan tol ini akan dikerjakan oleh PT Waskita Karya, PT Hutama Karya dan PT Jasa Marga dengan nilai investasi sebesar Rp. 13,45 triliun.
Penandatanganan dilakukan di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian. Penandatanganan PPJT ini dihadiri oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.(LMC-02)
