
Medan, 21/8 (LintasMedan) – Ketua DPRD Sumut Drs Baskami Ginting mendesak Gubernur Sumut Edy Rahmayadi segera mengucurkan bantuan modal dari APBD Sumut TA 2020 kepada petani di empat kecamatan (Kecamatan Namanteran, Merdeka, Dolat Rayat dan Berastagi Kabupaten Karo.
Diperkirakan 1,483 hektar lahan pertanian warga hancur diterjang abu vulkanik erupsi Gunung Sinabung.
“Saat ini petani Karo di empat kecamatan itu benar-benar tersungkur diterjang erupsi Gunung Sinabung dan pandemi Covid-19. Petani mengalami rugi besar dan saat ini diambang kebangkrutan, karena 23 jenis holtikultura mereka yang sudah siap panen luluh-lantak oleh abu vulkanik,” kata Baskami, Jumat (21/8).
Sebelum erupsi Sinabung, kata Baskami petani Karo juga sudah mengeluh akibat harga hortikultura yang anjlok di tengah pandemi Covid-19.
“Ditambah lagi musibah menerjang mereka, sehingga petani benar-benar bangkrut dan sangat membutuhkan bantuan modal dari pemerintah,” katanya.
Politisi PDI-P ini berharap gubernur segera memerintahkan OPD (Organisasi Perangkat Daerahnya) untuk mengalokasikan bantuan modal kepada petani yang terkena erupsi Gunung Sinabung melalui anggaran refocusing tahap kedua.
“Diharap setelah mendapat bantuan petani bisa kembali menggeliatkan ekonominya,” katanya.
Seperti diketahui, tambah Baskami, dampak erupsi Gunung Sinabung disertai penyebaran material debu vulkanik panas yang cukup tebal sejak 8 Agustus lalu, telah menimbulkan kerugian Rp41,8 miliar bagi petani yang berada di empat kecamatan tersebut, sehingga mereka sangat membutuhkan suntikan modal.
“Petani Karo harus diselamatkan, jangan biarkan mereka sendiri meratapi nasibnya. Kita berharap di saat-saat seperti ini Pemprov Sumut dan Menteri Pertanian hadir membantu,” harapnya.(LMC-02)
