Skip to content

Akurat dan Edukatif

Primary Menu
  • Artikel
Live
  • Home
  • Headline
  • F Nasdem Ungkap Masalah Penggunaan APBD Sumut 2020, Ini Rinciannya
  • Headline

F Nasdem Ungkap Masalah Penggunaan APBD Sumut 2020, Ini Rinciannya

Lintas Medan 24 Juni 2021 3 min read
Timbul Sinaga

Medan, 24/6 (LintasMedan) – Fraksi Partai Nasdem DPRD Sumut menilai lebih banyak masalah daripada keberhasilan dalam pelaksanaan APBD Sumut tahun anggaran 2020. Nasdem juga mendesak Gubernur Sumut Edy Rahmayadi untuk segera bersikap dan mengambil kebijakan cepat terkait sejumlah temuan indikasi penyalahgunaan keuangan daerah yang terungkap dari laporan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI itu.

“Dari laporan hasil pemeriksaan BPK terhadap laporan keuangan Pemprov Sumut tahun anggaran 2020, sedikitnya ditemukan 11 kelemahan pengendalian intern maupun ketidakpatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan dengan total angka Rp70 Miliar lebih,” ungkap juru bicara Fraksi Partai Nasdem Timbul Sinaga pada rapat paripurna Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumatera Utara (Sumut) Tahun Anggaran (TA) 2020, Kamis (24/6) di gedung DPRD Sumut.

Bahkan dari hasil uji petik di lapangan baik dari hasil tim Pansus LKPJ maupun kunjungan kerja DPRD, F Nasdem juga melihat sejumlah persoalan dalam pelaksanaan APBD Sumut tahun anggaran 2020.

Untuk itu, F Partai Nasdem menilai predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) hasil audit BPK terhadap laporan keuangan Pemprov Sumut tahun anggaran 2020 bukan menjadi satu-satunya tolok ukur mencerminkan keberhasilan Pemprov Sumut sebab dalam pelaksanaan APBD dari tahun ke tahun predikat itu hanya bersifat normatif yang juga diperoleh sejumlah provinsi lain di Indonesia.

Berikut rincian sejumlah temuan yang tersebar di beberapa instansi Pemprov Sumut, di antaranya Dinas Pendidikan Sumut, dimana F Nasdem mendesak Gubernur Edy Rahmayadi untuk memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan mengembalikan kelebihan pembayaran para penerima tunjangan profesi guru (TPG) sebesar Rp305 juta.

Kemudian menarik kelebihan pembayaran sebesar lebih kurang Rp121 juta dan kelebihan pembayaran dana bos sebesar Rp3.9 Miliar untuk disetorkan ke kas daerah.

Menarik kekurangan penerimaan negara atas kewajiban pajak yang belum disetor ke kas negara sebesar Rp96 juta.

Dinas PPKD, Nasdem meminta untuk menagih laporan pertanggungjawaban penggunaan dana hibah sebesar lebih kurang Rp22 Miliar.

Kemudian meminta Kepala BPBD Sumut untuk menarik denda keterlambatan sebesar Rp54 juta, juga menarik kelebihan pembayaran atas ketidakwajaran keuntungan atas pengadaan budidaya tanaman obat-obatan keluarga sebesar lebih kurang Rp257 juta.

Menarik kelebihan pembanyaran dan menyetorkan ke kas daerah atas pengadaan kebutuhan isolasi Kepulauan Nias sebesar lebih kurang Rp754 juta.

Mempertanggungjawabkan keberadaan persediaan sebesar lebih kurang Rp242 juta, serta adanya temuan BPK bahwa kepala BPPD telah menetapkan keuntungan bagi penyedia barang/jasa pada masa pandemi Covid 19 sebesar 15 persen termasuk biaya overhead dan harga dasar barang.

Kepala Dinas Kehutanan juga diminta untuk menarik kelebihan bayar atas ketidakwajaran keuntungan pengadaan Stup lebah sebesar Rp465 juta.

Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, meminta kepala dinas menarik kelebihan pembayaran atas ketidakwajaran keuntungan pengadaan sarana produksi budidaya benih cabai Rp88 juta. Menarik kelebihan pembayaran dana menyetorkan ke kas daerah atas pengadaan alat pertanian untuk kelompok tani sebesar Rp 204 juta.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM diminta segera menyalurkan bantuan sebesar Rp475 juta kepada penerima, serta menetapkan batas waktu penyelesaian pekerjaan pembuatan bak beca bermotor Rp668 juta.Menarik kelebihan pembayaran atas ketidakwajaran keuntungan pengadaan bantuan alih usaha Rp55 juta, serta menarik kelebihan peembayaran dan menyetorkan ke kas daerah atas biaya transport pada paket bantuan usaha kuliner sebesar Rp40 juta.

Untuk Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi diperintahkan agar menarik kelebihan pembayaran kepada 8 rekanan lebih kurang Rp4.5 Miliar untuk disetorkan ke kas daerah.

Pada paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting dan dihadiri Gubernur Sumut Edy Rahmayadi itu, F Partai Nasdem juga menyoroti Laporan Pemeriksaan Kinerja (LPK) atas efektivitas dan konektivitas infrastruktur kemantapan jalan provinsi Sumut tahun 2020, dimana banyak terdapat kelemahan baik dalam perencanaan, pelaksanaan maupun pada aspek pengaturan.

“Dari laporan kinerja ini sekaligus menunjukkan ketidakmampuan sejumlah SKPD Pemprov Sumut dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab yang telah diamanahkan sesuai dengan UU No 38 tahun 2004 dan PP No 34 tahun 2006 tentang jalan,” kata Timbul Sinaga.(LMC-02)

Post Views: 80

Continue Reading

Previous: Dana Refocusing Covid-19 Sumut Diduga Bocor Hingga Rp 70.036 Miliar, F PDIP: Ini Pelanggaran Berat
Next: Erick Thohir Resmikan Kebun Toga Socfindo

Related Stories

Andry Mahyar: Minyak Itu Resmi Bersumber dari PT Pertamina Patra Niaga
1 min read
  • Bisnis
  • Headline

Andry Mahyar: Minyak Itu Resmi Bersumber dari PT Pertamina Patra Niaga

6 Agustus 2026
Catatan Kecil di Usia Emas PRSU 2026: Masih Perlu Melangkah Lebih Jauh
2 min read
  • Headline
  • Hiburan
  • Medan

Catatan Kecil di Usia Emas PRSU 2026: Masih Perlu Melangkah Lebih Jauh

2 Agustus 2026
Produk Herbal Laris Manis di Paviliun Pulau Pinang
1 min read
  • Bisnis
  • Headline
  • Kesehatan

Produk Herbal Laris Manis di Paviliun Pulau Pinang

27 Juli 2026

You may have missed

Semarak CFD Belawan, Rico Waas Dekatkan Pelayanan Publik ke Warga Medan Utara
2 min read
  • Medan

Semarak CFD Belawan, Rico Waas Dekatkan Pelayanan Publik ke Warga Medan Utara

30 Agustus 2026
Apresiasi Gerak Jalan Santai, Wali Kota Medan Rico Waas Ajak Masyarakat dan Parpol Bersinergi Bangun Kota
2 min read
  • Medan

Apresiasi Gerak Jalan Santai, Wali Kota Medan Rico Waas Ajak Masyarakat dan Parpol Bersinergi Bangun Kota

30 Agustus 2026
Dorong Pemerataan Ekonomi, Wali Kota Medan Jadikan CFD Belawan Pusat Promosi UMKM
1 min read
  • Medan

Dorong Pemerataan Ekonomi, Wali Kota Medan Jadikan CFD Belawan Pusat Promosi UMKM

30 Agustus 2026
Wujudkan Program Prioritas Wali Kota Rico Waas, Jalan Gang Garista Ladang Bambu Kini Mulus Dirabat Beton
2 min read
  • Medan

Wujudkan Program Prioritas Wali Kota Rico Waas, Jalan Gang Garista Ladang Bambu Kini Mulus Dirabat Beton

29 Agustus 2026
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • Sumut
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Foto
  • UKM
  • Feature
  • Bisnis
  • Advetorial
  • Sports
  • Hukum
  • Politik
  • Medan
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.