
Medan, 22/7 (LintasMedan) – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi secara resmi melantik M Jakfar Sukhairi Nasution sebagai Bupati Mandailing Natal (Madina) dan Atika Azmi Utammi Nasution sebagai Wakil Bupati (Wabup) Madina serta Edimin sebagai Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) dan Ahmad Padli Tanjung (Wabup Labusel) hasil Pilkada 2020, di Aula Tengku Rizal Nurdin, komplek rumah dinas gubernur Sumut Jalan Sudirman Medan, Kamis (22/7).
Atas nama Presiden RI Joko Widodo, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengambil sumpah dua bupati beserta wakilnya yang dilanjutkan dengan penandatangan pakta integritas dan penyerahan petikan putusan Menteri Dalam Negeri.
Pada prosesi pelantikan kepala daerah periode 2021-2024 yang berlangsung dengan khidmat tersebut juga dilaksanakan pelantikan ketua tim penggerak PKK Kabupaten Madina dan Labusel oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumut Nawal Lubis.
Gubernur mengungkapkan pelantikan tersebut memiliki arti strategis terutama dalam rangka keberlanjutan kepemimpinan dan kelangsungan proses pembangunan serta penyelenggaraan pemerintahan, pembinaan kemasyarakatan di Kabupaten Madina dan Labusel ke depan.
Untuk itu, Edy meminta agar kepala daerah dan wakilnya segera menyelesaikan berbagai permasalahan daerah.
Di Kabupaten Madina, lanjut dia, ada beberapa permasalahan seperti stunting dan TBC yang tinggi, penambangan liar, dan infrastruktur.
Sementara di Kabupaten Labusel, Gubernur mengingatkan kepada bupati terpilih mengoptimalkan penyerapan anggaran agar sejumlah program pembangunan yang berorientasi untuk kesejahteraan masyarakar bisa terealisasi secara maksimal.
“Banyak pekerjaan di sana, karena tanah begitu subur, tanah yang bisa mendorong perekonomian, ada kopi, sayur mayur yang sangat menjanjikan,” kata Gubernur, usai pelantikan didampingi Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah.
Selain itu, Edy juga meminta agar kepala daerah dan wakil kepala daerah senantiasa akur, sehingga program pembangunan berjalan konsisten sesuai dengan visi dan misi yang diusung keduanya.
Edy juga berpesan, agar semua bersatu dan bersinergi tanpa melihat ke belakang. Saat ini yang terpenting adalah menyejahterakan masyarakat.
“Bupati dan Wabup adalah satu, seperti suami dan istri. Ada saatnya berbeda pendapat, beda pendapat tak boleh berkepanjangan yang nantinya mengganggu keharmonisan, ” ujarnya.
Bupati Madina M Jakfar Sukhairi Nasution, usai mengikuti prosesi pelantikan, menyatakan akan segera berkoordinasi dengan Forkopimda Kabupaten Madina, termasuk mengenai kasus penambangan liar di Madina.
“Dalam waktu dekat karena menyangkut lingkungan, kami akan langsung berkoordinasi dengan Forkopimda, terkait dengan itu,” katanya.
Sementara Bupati Labusel Edimin, mengatakan pihaknya akan segera menyelesaian permasalahan yang ada di kabupaten tersebut, termasuk mengenai optimalisasi penyerapan anggaran.
“Insya Allah, kita kan memperbaiki di bidang kesehatan dan infrastruktur,” kata Edimin kepada pers.
Acara pelantikan kedua bupati tersebut turut dihadiri, antara lain Pangdam I/BB Mayjen TNI. Hassanudin, Kapolda Sumut Irjen Pol.Panca Putra Simanjuntak dan Kajati Sumut IBN. Wiswantanu. (LMC-02)
