Bahruddin Juliadi Pakpahan
Madina, 9/12 (LintasMedan) – Para Najir Mesjid, Guru MDTA, Pondok Pesantren dan Bilal Mayit di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) hari ini, Jumat (9/12), sudah dapat mencairkan insentifnya karena telah ditransfer ke rekening masing-masing.
Ini dikatakan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Pemkab Madina, Bahruddin Juliadi Pakpahan S. Sos, kepada wartawan di ruang kerjanya.
Disampaikan, intensif tersebut merupakan pencairan terakhir atau ketiga di tahun 2022, dengan jumlah penerima manfaat, guru MDTA dan guru Pondok Pesantren sebanyak 1102 orang, Najir Mesjid 67 orang dan Bilal Mayit 170 orang.
Bahruddin juga menyebutkan, bantuan kesejahteraan ini diberikan dengan harapan agar proses belajar mengajar di Madrasah dan pelayanan keagamaan di Kabupaten Madina dapat lebih ditingkatkan.
“Kiranya para Kepala Desa juga dapat memperhatikan ahli-ahli agama ini sesuai dengan anjuran Bupati Madina yang tertuang dalam Perbub Nomor 63 Tahun 2022,” ucap Kabag Kesra itu.
Dan di samping itu, Ia pun berharap elemen masyarakat di Madina juga turut serta mensukseskan Perbup Bupati Nomor 12 tahun 2022, tentang anjuran pelaksanaa sholat subuh berjamaah di Mesjid.(LMC-04)
