Skip to content

Akurat dan Edukatif

Primary Menu
  • Artikel
Live
  • Home
  • Kesehatan
  • Kanker Ovarium yang Harus Diwaspadai Oleh Wanita
  • Kesehatan

Kanker Ovarium yang Harus Diwaspadai Oleh Wanita

Lintas Medan 30 Mei 2021 2 min read

Jakarta, 30/5 (LintasMedan) – Kanker ovarium adalah kanker yang tumbuh dan berkembang pada ovarium atau indung telur, yaitu dua organ yang berada di sisi kanan dan kiri rahim. Kanker ini bisa terjadi pada wanita berusia menengah maupun wanita yang telah lanjut. Kanker ovarium jarang menimbulkan gejala pada stadium awal.

Kanker ovarium mengacu pada pertumbuhan sel kanker di ovarium, yakni bagian tubuh wanita yang menghasilkan sel telur.

Berdasarkan data dari American Cancer Society (ACS), kanker ovarium merupakan penyebab kelima yang paling umum kematian kanker pada perempuan di Amerika Serikat (AS).

Meski demikian, kematian akibat kanker ovarium di AS telah menurun selama dua dekade terakhir. Penyebab kanker ovarium Kanker ovarium berkembang ketika sel-sel di tubuh membelah dan

berkembang biak secara tidak terkendali.

Para ahli telah mengidentifikasi beberapa faktor penyebab kanker ovarium. Dilansir dari Medical News Today, 4 September 2019, berikut adalah penyebab kanker ovarium. Macam-Macam dan

Gejalanya

  1. Riwayat keluarga Memiliki kerabat dekat dengan riwayat kanker ovarium atau kanker payudara meningkatkan kemungkinan seseorang terkena kanker ovarium.

Melakukan pemeriksaan genetik untuk mutasi pada BRCA gen dapat membantu menentukan apakah seseorang memiliki risiko yang lebih tinggi untuk terkena kanker ovarium atau kanker

payudara.

  1. Riwayat reproduksi Memiliki anak di usia setelah 35 tahun atau tidak pernah hamil dikaitkan dengan risiko kanker ovarium yang lebih tinggi.

Orang yang menggunakan beberapa jenis perawatan kesuburan mungkin memiliki peluang lebih tinggi untuk mengembangkan sel garis batas, meski tidak semua penelitian membuktikan ini.

  1. Kanker payudara Orang yang memiliki riwayat kanker payudara tampaknya memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena kanker ovarium.
    Untuk alasan ini, beberapa pasian dengan kanker payudara yang dites positif untuk mutas gen BRCA dapat memilih untuk menjalani ooforektomi atau pengangkatan ovarium sebagai

pencegahan.

  1. Terapi hormon, Menjalani terapi hormon setelah menopause tampaknya mampu meningkatkan risiko kanker ovarium
    Semakin lama seseorang menjalani terapi hormon, maka semakin tinggi risikonya. Namun, risiko kanker ovarium dapat menurunkan jika terapi dihentikan.
  2. HPV Para ilmuwan telah mengaitkan antara human papillomavirus (HPV) dan berbagai jenis kanker, termasuk kanker amandel dan kanker serviks. Pada tahun 2013, terdapat laporan yang

mengatakan bahwa orang yang menderita kanker ovarium memiliki tingkat HPV yang lebih tinggi.
Namun, belum dapat dipastikan apakah HPV yang menyebabkan kanker ovarium sehingga masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut.

Gejala kanker ovarium, Gejala awal kanker ovarium mirip dengan penyakit umum lainnya sehingga sulit untuk diidentifikasi. Dilansir dari Healthline, 8 September 2020, berikut adalah beberapa

gejala awal kanker ovarium. 1. Perut kembung, tertekan, dan nyeri 2. Kekenyangan abnormal setelah makan 3. Kesulitan makan 4. Sering buang air kecil 5. Kelelahan 6. Gangguan pencernaan

  1. Sembelit 8. Sakit punggung 9. Siklus menstruasi tidak teratur 10. Terasa nyeri saat berhubungan seks.

Namun perlu diingat bahwa gejala-gejala ini bisa juga terjadi karena masalah kesehatan lain, bukan hanya kanker ovarium. Gejala ini pun seringkali bersifat sementara dan dalam banyak kasus, direspons dengan pengobatan sederhana. Gejala tersebut akan terus berlanjut, jika disebabkan oleh kanker ovarium. Biasanya, gejala kanker ovarium menjadi lebih parah ketika muncul tumor. Dalam kondisi ini, kanker ovarium telah menyebar ke luar ovarium sehingga lebih sulit untuk diobati secara efektif.(LMC/Kps)

Post Views: 204

Continue Reading

Previous: Kaum Hawa Perlu Tahu Saat Miom Tumbuh di Rahim
Next: Mengatasi Tidak Nafsu Makan Saat Covid-19

Related Stories

Produk Herbal Laris Manis di Paviliun Pulau Pinang
1 min read
  • Bisnis
  • Headline
  • Kesehatan

Produk Herbal Laris Manis di Paviliun Pulau Pinang

27 Juli 2026
6 Varian Prenagen untuk Setiap Tahap Kehamilan, Pilih Sesuai Trimester
3 min read
  • Bisnis
  • Kesehatan

6 Varian Prenagen untuk Setiap Tahap Kehamilan, Pilih Sesuai Trimester

27 Juli 2026
BGN: Sekolah di Sumut Wajib Laporkan Data Alergi Siswa
2 min read
  • Headline
  • Kesehatan
  • Medan
  • Sumut

BGN: Sekolah di Sumut Wajib Laporkan Data Alergi Siswa

2 Oktober 2025

You may have missed

INDOMOBIL Expo Medan 2026: Perkuat Ekosistem Mobil Listrik dan SPKLU di Sumut, Hadirkan Perdana Leapmotor, Changan, dan Indomobil eMotor
2 min read
  • Bisnis

INDOMOBIL Expo Medan 2026: Perkuat Ekosistem Mobil Listrik dan SPKLU di Sumut, Hadirkan Perdana Leapmotor, Changan, dan Indomobil eMotor

18 Agustus 2026
Mengenal Sekolah Tinggi Ilmu Shuffah Al-Qur’an Abdullah bin Mas’ud (STISA ABM)
1 min read
  • Medan

Mengenal Sekolah Tinggi Ilmu Shuffah Al-Qur’an Abdullah bin Mas’ud (STISA ABM)

14 Agustus 2026
Pasca Ungkap 14 Kasus Narkotika Kapolres Madina Sebut 97.423 Jiwa Terselamatkan
1 min read
  • Sumut

Pasca Ungkap 14 Kasus Narkotika Kapolres Madina Sebut 97.423 Jiwa Terselamatkan

13 Agustus 2026
Emas Semakin Diminati, BSI Region Medan Catat Pertumbuhan Tabungan Emas 444%
1 min read
  • Bisnis

Emas Semakin Diminati, BSI Region Medan Catat Pertumbuhan Tabungan Emas 444%

12 Agustus 2026
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • Sumut
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Foto
  • UKM
  • Feature
  • Bisnis
  • Advetorial
  • Sports
  • Hukum
  • Politik
  • Medan
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.