
Medan, 19/1 (LintasMedan) – Kasus penembakan yang menewaskan Kuna, dikhawatirkan bisa menjadi ‘teror’ bagi warga Kota Medan jika polisi tidak bergerak cepat menangkap pelakunya.
“Kita minta polisi bertindak cepat mengungkap kasus ini, agar tidak menjadi teror bagi warga,” kata anggota DPRD Medan Robby Barus, Kamis.
Kasus tersebut juga menjadi pekerjaan rumah (PR) berat bagi jajaran Polrestabes Medan di bawah kepemimpinan Kapolrestabes Kombes Pol Sandy Nugroho yang baru saja menjabat.
“Kita mengecam keras penembakan yang menewaskan Kuna. Polisi harus segera ungkap ini. Jangan sampai kasus seperti ini malah menjadi tren di kota Medan,” ucapnya
Insiden penembakan terhadap Kuna oleh dua pria tak dikenal, Rabu pagi tidak tertutup kemungkinan dilakukan oleh orang yang sudah terlatih dan profesional.
“Penilaian saya mengingat waktu kejadiannya jam 10 pagi saat ramai-ramainya warga, ini pelakunya sangat profesional dan terlatih,” sebut politisi PDIP itu.
Anggota Komisi A ini juga meminta aparat senantiasa meningkatkan patroli serta memperbanyak jajaran intelejen di wilayah ini untuk mengantisipasi kejadian serupa.
“Bila perlu tembak di tempat pelakunya. Karena kalau dibiarkan terus menerus ada, ini bisa jadi teror di kota Medan. Kita harap peristiwa seperti ini tidak terjadi lagi,” cetusnya. (LMc-03)
