
Jakarta, 22/9 (LintasMedan) — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Simalungun, Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih, menghadiri Rapat Penguatan Tata Kelola Lembaga Dekranas, TP PKK, dan Tim Pembina Posyandu se-Indonesia Bagian Barat yang digelar di Jakarta Selatan, Senin (21/9/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat kelembagaan sekaligus menyelaraskan program pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan keluarga di daerah.
Rapat tersebut dipimpin langsung Ketua Umum Dekranas, TP PKK, dan Tim Pembina Posyandu Pusat, Tri Tito Karnavian. Dalam pertemuan itu dibahas sejumlah agenda penting terkait penguatan tata kelola organisasi, mulai dari penyempurnaan struktur, pembagian tugas dan kewenangan, mekanisme koordinasi, pelaksanaan program, hingga sistem monitoring dan evaluasi. Penguatan tata kelola dinilai penting untuk memastikan setiap program dapat berjalan secara efektif, terarah, dan berkelanjutan.
Dalam arahannya, Tri Tito Karnavian menegaskan bahwa Dekranas, TP PKK, dan Tim Pembina Posyandu merupakan mitra strategis pemerintah dalam mempercepat pemberdayaan masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan keluarga. Ia mendorong seluruh jajaran pengurus di daerah agar memperkuat koordinasi dan memastikan program yang dilaksanakan selaras dengan prioritas pembangunan pemerintah serta mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Menanggapi arahan tersebut, Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih menyatakan kesiapan Dekranasda Kabupaten Simalungun untuk terus memperkuat tata kelola organisasi serta membangun sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Simalungun dan seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, penguatan koordinasi menjadi bagian penting dalam memastikan berbagai program pemberdayaan dan pengembangan kerajinan daerah dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Kami siap memperkuat koordinasi dan sinergi dalam mendukung pengembangan kerajinan lokal dan pemberdayaan masyarakat. Arahan dalam rapat ini menjadi masukan penting bagi kami untuk meningkatkan tata kelola organisasi dan menyelaraskan program Dekranasda dengan prioritas pembangunan daerah,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ny. Hj. Darmawati menjelaskan bahwa penguatan kelembagaan tidak hanya berkaitan dengan aspek administrasi, tetapi juga menjadi kunci agar berbagai program pemberdayaan dapat dilaksanakan secara terarah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dekranasda Kabupaten Simalungun akan terus mendorong peningkatan kapasitas para perajin, pengembangan produk kerajinan lokal, serta pemanfaatan potensi daerah sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat.
Ia berharap sinergi antara Dekranasda, TP PKK, Tim Pembina Posyandu, pemerintah daerah, dan berbagai pihak terkait dapat semakin diperkuat. Dengan koordinasi yang baik, potensi kerajinan khas Kabupaten Simalungun diharapkan semakin berkembang, memiliki kualitas dan daya saing yang lebih baik, serta mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Pada akhirnya, penguatan kelembagaan tersebut diharapkan turut membuka peluang ekonomi baru, meningkatkan kesejahteraan para perajin, dan mengangkat potensi unggulan Kabupaten Simalungun.(LMC-02)
