Skip to content

Akurat dan Edukatif

Primary Menu
Live
  • Home
  • Medan
  • Komisi IV DPRD Medan Sesalkan Dishub
  • Medan

Komisi IV DPRD Medan Sesalkan Dishub

Lintas Medan 15 September 2020 2 min read
Foto:LintasMedan/ist

Medan, 15/9 (LintasMedan) – Pembahasan Rencana Perubahan APBD Kota Medan TA 2020 di ruang Komisi IV gedung DPRD Medan berlangsung, Selasa (15/9).

Rapat dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Medan Paul Mei Anton Simanjuntak didampingi anggota komisi Renville Napitupulu, David Roni Sinaga, Dedy Akhsyari Nasution, Dame Duma Sari Hutagalung, Antonius D Tumanggor, Sukamto, Edwin Sugesti Nasution dan Hendra DS.

Anggota Komisi IV DPRD Medan Hendra DS sesalkan kinerja Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Medan Iswar yang dinilai wanprestasi tidak berhasil melobi pihak ke tiga untuk pengadaan sejumlah halte bus di Kota Medan. Memang, pembangunan Halte sangat mendesak guna mendukung sistem transportasi Buy The Service (BTS) di Kota Medan.

“Kita menyesalkan pernyataan Kadishub Iswar sebelumnya, menyebut pembangunan Halte tanpa menggunakan anggaran APBD sepersen pun. Tapi kenyataannya demi program BTS terkuras anggaran APBD sekitar Rp 4 Miliar lebih,” tandas Hendra DS.

Disampaikan Hendra, untuk itu Dinas Perhubungan Kota Medan tetap dituntut melakukan lobi lobi kepada pihak ke tiga agar berkenan bekerjasama membangunan beberapa Halte di kota Medan. “Memang inovasi seperti ini kita harapkan, tapi sayang upaya Kadishub Medan belum berhasil. Ke depan upaya itu tetap dilakukan,” saran Hendra.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhuhungan Kota Medan menyampaikan, pihaknya mengajukan perubahan APBD 2020 sekitar Rp 5 Miliar. Anggaran tersebut diperuntukkan mendukung program sistem transportasi BTS di kota Medan.

Adapun anggaran dimaksud untuk pembangunan Halte Bus BTS di lima koridor. Pembuatan halte, marka jalan dan rambu rambu.

Sedangkan anggaran dimaksud tidak diperhitungkan sebelumnya. Karena pada awalnya ada pihak ke tiga yang berkenan bekerjasama bersedia membangun Halte.

“Tapi baru 2 minggu lalu kita menerima surat dari pihak ke tiga memberitahu pembatalan kerjasama itu. Sementara bantuan bus transportasi sistem BTS akan segera beroperasi di Medan. Sekarang busnya sudah masuk karoseri. Terpaksa pengadaan halte kita plot dari APBD,” papar Iswar.(LMC-02)

Post Views: 55

Continue Reading

Previous: Pemko Medan Dinilai Tak Serius Tuntaskan RTRW
Next: P-APBD Dinas PU Penunjukan Langsung

Related Stories

Rico Waas Paparkan Strategi Efisiensi APBD 2025: Tanpa Utang, Fokus Banjir dan Digitalisasi PAD
2 min read
  • Medan

Rico Waas Paparkan Strategi Efisiensi APBD 2025: Tanpa Utang, Fokus Banjir dan Digitalisasi PAD

22 Juni 2026
CFD di Medan Jadi Panggung Tanpa Sekat Antara Pemimpin dan Warganya
1 min read
  • Medan

CFD di Medan Jadi Panggung Tanpa Sekat Antara Pemimpin dan Warganya

21 Juni 2026
Rico Waas Apresiasi Aksi Sosial Maluku Medan Bersatu
2 min read
  • Medan

Rico Waas Apresiasi Aksi Sosial Maluku Medan Bersatu

21 Juni 2026

You may have missed

Rico Waas Paparkan Strategi Efisiensi APBD 2025: Tanpa Utang, Fokus Banjir dan Digitalisasi PAD
2 min read
  • Medan

Rico Waas Paparkan Strategi Efisiensi APBD 2025: Tanpa Utang, Fokus Banjir dan Digitalisasi PAD

22 Juni 2026
CFD di Medan Jadi Panggung Tanpa Sekat Antara Pemimpin dan Warganya
1 min read
  • Medan

CFD di Medan Jadi Panggung Tanpa Sekat Antara Pemimpin dan Warganya

21 Juni 2026
Rico Waas Apresiasi Aksi Sosial Maluku Medan Bersatu
2 min read
  • Medan

Rico Waas Apresiasi Aksi Sosial Maluku Medan Bersatu

21 Juni 2026
Dihadapan Delegasi UNDP, Wali Kota Medan Paparkan Rencana Medan Menuju Kota Ramah Lingkungan
2 min read
  • Medan

Dihadapan Delegasi UNDP, Wali Kota Medan Paparkan Rencana Medan Menuju Kota Ramah Lingkungan

20 Juni 2026
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • Sumut
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Foto
  • UKM
  • Feature
  • Bisnis
  • Advetorial
  • Sports
  • Hukum
  • Politik
  • Medan
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.