Madina, 5/10 (LintasMedan) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Panyabungan terus mengoptimalkan pembinaan kepribadian warga binaan melalui program rutin belajar Iqra dan baca tulis Al Quran, Senin (5/10).
Program ini dirancang dengan pendekatan humanis dan edukatif guna meningkatkan keimanan, ketaqwaan, serta membentuk karakter warga binaan untuk menjadi lebih baik.
Kalapas Panyabungan, Bahtiar Sitepu menyampaikan, bahwa pembinaan keagamaan merupakan salah satu pilar utama dalam mendukung proses reintegrasi sosial para warga binaan.
Melalui kegiatan ini, Lapas Panyabungan berkomitmen menanamkan nilai-nilai religius sebagai bagian integral dari proses pembentukan kepribadian.
“Kami berharap mereka dapat memanfaatkan waktu masa pembinaan ini dengan hal-hal positif yang berdampak pada perubahan prilaku dan peningkatan kualitas diri,” ujar Bahtiar.
Dia juga menambahkan, target dari program ini adalah agar para warga binaan mampu membaca Al Quran secara mandiri setelah bebas.
“Lebih dari itu, kita juga berharap ilmu agama yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat serta mencegah mereka kembali melakukan tindakan yang melanggar hukum,” ucapnya. (LMC-04)
