
Madina, 18/5 (LintasMedan) – Kasus Covid-19 di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menunjukkan penurunan di hari lebaran. Kebijakan penyekatan di setiap pintu masuk dan komitmen Satuan Tugas (Satgas) ternyata membuahkan hasil, Selasa (18/5).
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Madina, Sahnan Pasaribu mengungkapkan penurunan jumlah pasien terkonfirmasi ini berkat upaya pihak kepolisian bersama Pemda dan instansi – instansi terkait dalam meminimalisir perkembangan Covid-19 di Kabupaten Madina.
“Saat ini sudah 20 orang yang terkonfirmasi. Kita berharap angka ini akan terus menurun,” harap Sahnan yang juga juru bicara penanganan Covid-19 Madina.
Akunya, kesadaran masyarakat Madina akan bahaya Covid-19 memang sangat minim. Meski upaya sosialisasi telah dilakukan, namun pelanggaran – pelanggaran protokol kesehatan masih saja kerap ditemui.
Disebutkan data terbaru, 18 Mei 2021, pukul 15.00 Wib, pasien terkonfirmasi di Madina ada 20 orang dan kontak erat 76 orang. Suspek dan probable nol.
“Ada kecurigaan terhadap seorang tenaga medis, namun belum bisa dipastikan karena masih menunggu lagi hasil swabnya. Mungkin dua atau tiga hari ini keluar,” ungkapnya.
Sementara kebijakan penyekatan di perbatasan merupakan tindaklanjut dari atensi Kapolri dalam memutus perkembangan Covid-19 dari arus mudik dengan dilakukannya Operasi Ketupat 2021.(LMC-04)
