Ilustrasi - Rumah sakit umum daerah (RSUD) dr. Pirngadi Medan. (Foto: LintasMedan/dok)

Medan, 29/1 (LintasMedan) – Kalangan anggota DPRD Medan berharap pemerintah kota (Pemko) setempat di bawah kepemimpinan wali kota terpilih Bobby Nasution kelak menerapkan program pelayanan kesehatan gratis bagi seluruh warga cukup dengan menunjukkan kartu tanda penduduk (KTP) Kota Medan.
“Kita ingin wali kota Medan terpilih Bobby Nasution nantinya memberlakukan program pelayanan kesehatan gratis kepada seluruh masyarakat dengan hanya mempergunakan KTP Medan dan tidak melalui prosedur yang berbelit-belit,” kata Wakil Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Medan, Antonius Devolis Tumanggor di Medan, Jumat (29/1).
Menurutnya, program berobat gratis dengan menunjukkan identitas kependudukan atau KTP tersebut perlu segera direalisasikan, meski sudah banyak warga di daerah itu terdaftar dalam program Jaminan Kesehatan Nasiona (JKN) dan pemegang Kartu Indonesia Sehat atau KIS dari BPJS Kesehatan.
Seluruh masyarakat Kota Medan terutama warga kurang mampu, lanjutnya, harus medapatkan aksesiblitas dan pelayanan kesehatan yang baik.
“Pemko Medan perlu mengalokasikan anggaran kesehatan untuk berobat gratis bagi setiap warga yang ber-KTP Medan. Kami sudah menghitung, dengan anggaran sekitar Rp200 miliar, seluruh biaya berobat dan rawat inap di kelas 3 bisa ditanggung,” ucap Antonius.
Ia memastikan, untuk mendanai program pelayanan kesehatan gratis tersebut bukan suatu hal yang sulit jika pemerintah daerah setempat memiliki “political will atau tekad keberpihakan terhadap optimalisasi pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat.
“Pendapatan Pemerintah Kota Medan sebenarnya cukup untuk membiayai program pelayanan kesehatan gratis berbasis KTP tersebut. Sekarang, tinggal kemauan wali kota,” ujarnya.
Disebutkannya, sejumlah Pemko di Indonesia yang APBD-nya masih di bawah Medan justru telah merealisasikan program berobat gratis berbasis KTP kepada seluruh warganya.(LMC-03)
