
Medan, 30/1 (LintasMedan) – Anggota DPRD Medan T Edriansyah Rendy mengingatkan pembangunan jembatan Titi 2 Sicanang harus mengutamakan standar pekerjaan proyek dari sisi kualitas maupun kuantitas.
“Itu harapan kami. Perusahaan kontraktor yang memenangkan lelang proyek tersebut juga harus berkomitmen memenuhi kualitas dan kuantitas pekerjaan sesuai biaya, mutu, dan waktu yang disepakati dalam dokumen kontrak dan pedoman teknis/acuan yang berlaku,” katanya di Medan, Sabtu (30/1).
Rendy mengemukakan hal tersebut karena proyek jembatan Titi 2 Sicanang sudah kali dikerjakan, tetapi tidak dapat difungsikan dan akhirnya ambruk.
Untuk menghindari kejadian serupa, politisi muda dari Partai NasDem ini meminta Pemko Medan agar lebih cermat dalam membuat rencana teksnis dan selektif melaksanakan proses lelang proyek bernilai miliaran rupiah tersebut.
Ia menambahkan, pembangunan jembatan tersebut sangat mendesak direalisasikan untuk memperlancar aktivitas masyarakat di kawasan Sicanang.
Namun, lanjutnya, hal itu bukan berarti pengerjaan jembatan terebut mengabaikan aspek kualitas.
“Kalau tidak berkualitas, hanya akan memperbesar kemungkinan Jembatan Titi Dua Sicanang ambruk untuk ketiga kalinya,” ujar Rendy.
Karena itu, pada saat proyek jembatan Titi 2 Sicanang mulai dikerjakan perlu dilakukan pengawasan secara rutin sehingga jika terjadi kendala di lapangan dapat segera diselesaikan.
Sebelumnya, Kepala Dinas PU Kota Medan, Zulfansyah Ali Saputra, mengatakan, proses pembangunan jembatan sudah memasuki tahap lelang proyek pada Februari 2021.
“Proses lelang akan berlangsung dalam waktu yang tidak begitu lama. Kemungkinan dalam waktu dua bulan, seluruh proses lelang bersama masa sanggahnya akan selesai,” paparnya.
Jika proses lelang dapat dilaksanakan mulai awal Februari, Zulfansyah memperkirakan sekitar awal April 2021 proses pembangunan jembatan Titi 2 Sicanang sudah bisa mulai dikerjakan.
“Kalau April sudah mulai dilanjutkan pembangunannya, maka kemungkinan pembangunannya akan memakan waktu sekitar empat sampai lima bulan. Artinya bulan Agustus atau paling lama September nanti, Jembatan Titi Dua Sicanang sudah dapat dilintasi,” tambahnya. (LMC-02)
