
Medan, 6/7 (LintasMedan) – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meminta kepada Pengurus Wilayah Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (Mabmi) Sumut untuk menghasilkan program yang menyentuh dan berbuat nyata untuk masyarakat.
“Bagaimana Mabmi Sumut bisa mewarnai suku-suku lainnya yang ada di provinsi ini, khususnya di tanah Melayu, sehingga keberadaan organisasi ini benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya saat menerima audiensi pengurus Mabmi Sumut yang diketuai Zahir, di kantor gubernur Sumut Jalan Diponegoro Medan, Selasa (6/7).
Terkait dengan hal tersebut, Gubernur berharap pengurus Mabmi Sumut melalui forum rapat kerja yang dijadwalkan digelar pada Juli 2021 dapat merumuskan program kerja yang lebih inovatif dan menyentuh langsung terhadap kepentingan masyarakat.
Sebab, menurut Edy, salah satu tugas penting setiap organisasi adalah bagaimana keberadaannya bermanfaat bagi orang banyak.
Ia menambahkan, popularitas kesukuan bukanlah untuk menyampingkan suku lain yang berada di satu tempat, melainkan bagaimana popularitas di masyarakat bisa meningkat seiring berjalannya program kerja.
“Untuk itu, perlu keseriusan seluruh pengurus membahas, apa yang akan dilakukan ke depan,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Ketua PW Mabmi Sumut Zahir didampingi Sekretaris Aja Syahri menjelaskan, pihaknya hadir untuk menyampaikan bahwa dalam waktu dekat, organisasi ini akan menggelar rapat kerja (Raker) guna membahas dan merumuskan apa saja yang akan dikerjakan selama periode kepengurusan 2021-2024.
“Kita akan melaksanakan Raker dan milad Mabmi. Pak Gubernur telah memberikan isyarat bahwa silakan kegiatan tersebut dilaksanakan, tetapi tetap mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi COVID-19,” kata Zahir yang juga Bupati Batu Bara. (LMC-02)
