Skip to content

Akurat dan Edukatif

Primary Menu
Live
  • Home
  • Headline
  • Miris, Meski Diberhentikan Guru Honor di Simalungun Tetap Mengajar
  • Headline

Miris, Meski Diberhentikan Guru Honor di Simalungun Tetap Mengajar

Lintas Medan 10 April 2017 2 min read

Medan, 10/4 (LintasMedan) – Ratusan Guru Honor di Kabupaten Simalungun mengadu ke DPRD Sumut atas tindakan pemecatan sepihak yang dilakukan Pemkab Simalungun. Padahal sekolah itu masih kekurangan guru.

Akibatnya meski telah diberhentikan, para guru tetap mengajar.

Perwakilan guru yang tergabung dalam Forum Guru Honor Simalungun itu diterima Sutrisno Pangaribuan dari Fraksi PDIP di ruang fraksi, Senin.

Okto Butar-Butar, salah seorang guru yang dipecat Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun mengatakan mengalami intimidasi dengan diminta untuk berhenti mengajar. Alasan Pemkab memberhentikan guru-guru tersebut karena kekurangan anggaran.

“Tugas kami hanya mencerdaskan kehidupan bangsa, kami tidak mengerti masalah anggaran. Namun yang ingin dipertanyakan kenapa kami dipecat padahal pada Juli 2016 dibuka kembali penerimaan guru dengan alasan Pemkab kekurangan guru,” paparnya.

Jon Purba dari Lembaga Kajian Publik dan Politik (LPK2) mengatakan alasan Pemkab terkesan tidak masuk akal dengan mengatakan anggaran untuk membayar gaji guru honor tidak cukup sehingga dilakukan pemecatan kepada 700 lebih guru honor.

Padahal pada APBD Simalungun telah dianggarkan 8,3 M untuk gaji guru honor dengan nominal Rp 1 juta per bulan.

“Kami hitung semestinya anggaran itu cukup untuk satu tahun. Ini jadi dasar perjuangan kita. Selain itu juga ada dugaan maladministrasi sebab para guru diberhentikan hanya melalui surat edaran, padahal para guru diangkat dengan SK,” ungkapnya.

Para guru juga tidak menerima surat edaran tersebut secara personal melainkan dikirim ke sekolah oleh dinas pendidikan, dan kepala sekolah yang memberitahukan hal itu kepada para guru yang bersangkutan.

Namun karena kurangnya jumlah guru di sekolah, para guru honor yang diberhentikan tetap mengajar meski dibayar dengan dana komite maupun Bantuan Operasional Sekolah yang hanya sekitar Rp 250 ribu perbulan bahkan ada yang di bawah Rp 100.000.

Mereka mempertanyakan perihal perekrutan sekitar 1800 guru yang dibuka Pemkab Simalungun pada Juli 2016.

Selain perekrutan yang mendadak padahal sebelumnya ada pemberhentian, seleksi dilakukan juga tidak jelas. Diduga juga ada mark up jumlah guru yang disebut mencapai 730 orang yang diberhentikan namun data dari LPK2 ada 216 orang guru honor.

Menanggapi hal itu, Sutrisno mengatakan akan meminta DPRD Sumut menggelar Rapat Dengar Pendapat dan akan memanggil Bupati Simalungun membahas amsalah tersebut. Ia mengatakan dunia pendidikan membutuhkan guru. Jumlah guru tidak akan pernah cukup di daerah-daerah.

“Banyak sekolah yang rasio gurunya tidak mencukupi. Kalau ini persoalannya mestinya pemerintah jadi solusi, jangan di politisi. Guru yang bekerja hendaknya dibayarkan. Saya akan minta komisi E untuk menggelar RDP paling tidak awal bulan Mei mendatang,”katanya.(LMC-02)

Post Views: 53
Tags: guru honor pecat Pemkab Simalungun

Continue Reading

Previous: Gubernur Sumut: Optimalkan Pertumbuhan Bank Syariah
Next: Mengharukan Saat Gubernur Sumut Cium Bocah Kinara

Related Stories

HM Nezar Djoeli: MUBES XII Aceh Sepakat Momentum Perkuat Persatuan Kolaborasi Masyarakat Aceh di Sumut
2 min read
  • Headline
  • Medan
  • Sumut

HM Nezar Djoeli: MUBES XII Aceh Sepakat Momentum Perkuat Persatuan Kolaborasi Masyarakat Aceh di Sumut

18 Juni 2026
Jangan Ada Lagi Retribusi Ilegal di Tempat Wisata, Bobby Nasution Persoalan Wisata Air Panas Karo dengan Dua Opsi
2 min read
  • Artikel
  • Headline
  • Sumut

Jangan Ada Lagi Retribusi Ilegal di Tempat Wisata, Bobby Nasution Persoalan Wisata Air Panas Karo dengan Dua Opsi

17 Juni 2026
Peringati Hari Bumi, Dan HUR ke-65, Hutama Karya Tanam 17.000 Pohon
3 min read
  • Headline
  • Medan

Peringati Hari Bumi, Dan HUR ke-65, Hutama Karya Tanam 17.000 Pohon

24 April 2026

You may have missed

Digitalisasi Pasar Petisah, Wali Kota Medan Wujudkan Pasar Tradisional Lebih Modern
3 min read
  • Medan

Digitalisasi Pasar Petisah, Wali Kota Medan Wujudkan Pasar Tradisional Lebih Modern

25 Juni 2026
Wali Kota Medan Optimis Galeri Dekranasda Jadi Ekosistem Baru UMKM Unggulan Medan
2 min read
  • Medan

Wali Kota Medan Optimis Galeri Dekranasda Jadi Ekosistem Baru UMKM Unggulan Medan

25 Juni 2026
Dorong Peran Kampus, Pemko Medan Ajak Mahasiswa Jadi Garda Edukasi Lingkungan dan Antinarkoba
2 min read
  • Medan

Dorong Peran Kampus, Pemko Medan Ajak Mahasiswa Jadi Garda Edukasi Lingkungan dan Antinarkoba

24 Juni 2026
Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan
2 min read
  • Artikel
  • Sumut

Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan

23 Juni 2026
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • Sumut
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Foto
  • UKM
  • Feature
  • Bisnis
  • Advetorial
  • Sports
  • Hukum
  • Politik
  • Medan
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.