Novia Widyasari Rahayu dan Bribda RB diduga kekasihnya yang fotonya tersebar di sejumlah media sosial.(Foto:LintasMedan/ist)
Mojokerto, 5/12 (LintasMedan) – Terungkap fakta baru hasil penyelidikan polisi terkait kasus bunuh diri Novia Widyasari Rahayu,23, mahasiswi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Brawijaya Malang.
Bripda Randy Bagus Hari Sasongko, oknum polisi yang bertugas di Polres Pasuruan dan merupakan kekasihnya pun dikaitkan dalam tragedi kematian wanita cantik yang ditemukan terbujur kaku di makam ayahnya itu.
Kisah Novia menjadi viral setelah trending di Twitter dengan tagar #SaveNoviaWidyasari munculSabtu 4 Desember 2021.
Ia diduga mengakhiri hidupnya karena depresi akibat persoalan asmara.
Foto-foto korban dan diduga Bripda Randi pun tersebar di sejumlah dunia maya.
Berikut fakta-fakta kasus bunuh diri mahasiswa UB Malang, Novia Widyasari Rahayu, seperti diungkap dalam konferensi pers yang dipimpin Wakapolda Jatim, rigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo:
Novia Widyasari Rahayu dan Bripda Rizky yang sudah berkenalan sejak bulan Oktober 2019 pada suatu pertemuan saat nonton bareng distro baju yang ada di Malang, hingga akhirnya berpacaran.
Pasangan pacaran ini melakukan hubungan layaknya suami istri, yang terjadi mulai tahun 2020 hingga 2021. Hubungan suami istri ini dilakukan di wilayah Malang yang dilakukan di kos maupun di hotel.
Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban. Hasil visum luar petugas tidak menemukan indikasi keracunan seperti busa di bagian mulut korban.
Berdasarkan surat pernyataan dari pihak keluarga yang bersangkutan terkait tidak dilakukannya autopsi terhadap jenazah korban, Kamis 2 Desember 2021 yang menyatakan bahwa sebelum kejadian itu NW mengalami depresi setelah ayahnya meninggal tiga bulan lalu.
Kasatreskrim Polres Mojokerto, AKP Andaru Rahutomo mengatakan pihaknya masih terus melakukan penyelidikan terkait kematian mahasiswa NW yang meninggal diduga minum racun di atas pusara ayahnya.(LMC/trbn)
