Skip to content

Akurat dan Edukatif

Primary Menu
  • Artikel
Live
  • Home
  • Headline
  • Panti Pijat Tanpa Izin Marak di Medan
  • Headline

Panti Pijat Tanpa Izin Marak di Medan

Lintas Medan 26 Juni 2016 2 min read
Sejumlah wanita muda digirng keluar saat tim terpadu Pemko Medan menggerebek salah satu panti pijat/oukup tanpa izin yang beroperasi selama Bulan Ramadhan.(Foto:lintasMedan/ist)

Medan, 26/6 (LintasMedan) – Sejumlah panti pijat dan oukup tanpa izin usaha marak beroperasi di Kota Medan.

Ironisnya, tempat usaha yang mempekerjakan wanita-wanita muda tersebut tetap beroperasi selama bulan suci Ramadhan.

Tim Terpadu Penertiban Tempat Usaha Hiburan dan Rekreasi Pemerintah Kota Medan, Sabtu hingga Minggu melakukan pengawasan dan tercatat tiga tempat oukup sekaligus menyediakan pijat refleksi kedapatan tengah beroperasi sejak siang hingga dinihari.

Ketiga tempat oukup yang beroperasi itu yakni DAS Refleksi dan Massage di Jalan Ngumban Surbakti, Oukup Karunia dan Penawar Oukup di Jalan Setia Budi.

Dari tiga lokasi itu, tim mengamankan 14 orang terapis muda, malah salah seorang di antaranya mengaku baru tamat sekolah SMK swasta di Kota Medan.

Selain 14 orang terapis, tim juga membawa seorang pria yang ditengarai sebagai pelanggan salah satu tempat oukup tersebut.

Plt Kadis Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Medan Hasan Basri memimpin langsung pengawasan itu dibantu unsur Denpom I/5, Polresta Medan, Kodim 0201/BS, Satpol PP dan instansi terkait.

Dalam penggerebekan di salah satu lokasi, seorang pria yang mengaku sebagai kasir tak bisa berkelit dan mengaku bahwa pemilik sengaja memasang CCTV di lantai 3 agar ketika tim terpadu Pemko Medan datang bisa langsung diketahui.

Begitu tim datang, seluruh terapis akan disembunyikan seolah-olah tempat tesebut tidak beroperasi.

Namun kali ini mereka kalah cepat dan tak menduga tim datang menjelang dinihari.

Hasan Basri mengaku prihatin karena masih ada juga pengusaha tempat usaha hiburan yang masih beroperasi di bulan Ramadan meski Wali Kota Medan sudah menyampaikan surat edaran tentang larangan beroperasi.

Di samping itu ketiga oukup dan pijat refleksi tersebut ternyata tidak memiliki izin usaha dari Disbudpar Kota Medan.

“Izin usahanya juga tidak ada, berarti ketiga oukup dan pijat refleksi alias liar dan kita akan merekomendasikan kepada camat sebagai penanggungjawab wilayah untuk menutupnya. Kita tidak mau tempat-tempat seperti ini tumbuh di Kota Medan,” tegas Hasan.

Selain melakukan penggeledahan di lokasi oukup dan pijak refleksi tim juga menelusuri Kafe KS-2 di Jalan Perjuangan, Kelurahan Karang Sari, Kecamatan Medan Polonia dan menemukan sejumlah pria tengah asyik menenggak tuak dan tambul disertai alunan musik.

Pemilik kafe juga tidak bisa menunjukkan izin usaha. (LMC-02)

Post Views: 132
Tags: Beroperasi bulan Ramadhan digrebek Panti Pijat selama

Continue Reading

Previous: Pimpin DPRD Sumut Wagirin Gantikan Ajib Shah
Next: Erry Tawarkan China Investasi di Kawasan Danau Toba

Related Stories

Rakorwal GTRA 2026: Pemkab Simalungun Tegaskan Reforma Agraria Bukan Sekadar Seremonial
2 min read
  • Headline
  • Sumut

Rakorwal GTRA 2026: Pemkab Simalungun Tegaskan Reforma Agraria Bukan Sekadar Seremonial

22 September 2026
Jembatan Perintis Mangga Diresmikan, Rico Waas Tekankan Manfaat bagi Mobilitas Warga
1 min read
  • Headline
  • Medan

Jembatan Perintis Mangga Diresmikan, Rico Waas Tekankan Manfaat bagi Mobilitas Warga

15 September 2026
Bupati Asahan Terima Audiensi GMKI, Dorong Kolaborasi Program Kepemudaan
2 min read
  • Asahan
  • Headline
  • Sumut

Bupati Asahan Terima Audiensi GMKI, Dorong Kolaborasi Program Kepemudaan

14 September 2026

You may have missed

Panen Raya, Lapas Panyabungan Tunjukkan Kemandirian Warga Binaan
1 min read
  • Sumut

Panen Raya, Lapas Panyabungan Tunjukkan Kemandirian Warga Binaan

30 September 2026
Bupati Asahan Buka Festival Seni Qasidah 2026, Diikuti 626 Peserta dari 25 Kecamatan
2 min read
  • Asahan
  • Sumut

Bupati Asahan Buka Festival Seni Qasidah 2026, Diikuti 626 Peserta dari 25 Kecamatan

29 September 2026
Layani hingga 300 Pasien Sehari, Puskesmas Helvetia Direhabilitasi Total
2 min read
  • Medan

Layani hingga 300 Pasien Sehari, Puskesmas Helvetia Direhabilitasi Total

29 September 2026
Atasi Genangan Banjir, Rico Waas Tinjau Pengerjaan Drainase 385 Meter di Sei Agul
2 min read
  • Medan

Atasi Genangan Banjir, Rico Waas Tinjau Pengerjaan Drainase 385 Meter di Sei Agul

29 September 2026
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • Sumut
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Foto
  • UKM
  • Feature
  • Bisnis
  • Advetorial
  • Sports
  • Hukum
  • Politik
  • Medan
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.