Walikota Medan HT. Dzulmi Eldin (tengah) bersama para pejabat dan panitia pembangunan Masjid Agung menekan sirine sebagai tanda diresmikannya pemasangan tiang pancang pertama masjid tersebut, di Medan, Jumat (3/2). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 3/2 (LintasMedan) – Walikota Medan H.T Dzulmi Eldin meresmikan pemasangan tiang pancang (ground breaking) pembangunan Masjid Agung di Jalan Diponegoro Medan, Jumat.
Peresmian pemasangan tiang pancang pertama pembangunan Masjid Agung turut disaksikan, antara lain Dandim 0201/BS Kolonel Inf. Bambang Herqutanto, Kepala Kantor Kemenag Kota Medan Iwan Zulhami, Wakil Ketua Umum Panitia Pembangunan Masjid Agung Medan Musa Idishah dan sejumlah jemaah masjid tersebut.
Pemasangan tiang pancang perdana itu ditandai penekanan tombol sirine oleh Walikota Medan bersama para pejabat, ulama dan pengurus Badan Kenaziran Masjid Agung.
“Mari kita semua sama-sama mendoakan dan mendukung pembangunan Masjid Agung ini agar pembangunanya dapat berjalan lancar dan sesuai dengan yang direncanakan,” ucap Eldin.
Walikota juga berharap masjid yang direncanakan memiliki bangunan luas 14.388 meter persegi dan mampu menampung sekitar 10.000 orang jemaah itu kelak dapat salah satu pusat kajian Islam dan sebagai kebanggaan umat muslim di Medan maupun Provinsi Sumatera Utara.
Selain itu, Eldin mengajak seluruh umat muslim di Kota Medan agar lebih menyemarakkan sekaligus memakmurkan Masjid Agung ini setelah selesai dibangun, sehingga pembangunan yang dilakukan tidak sia-sia.
”
Kepada umat muslim, mari kita semarakkan dan makmurkan Masjid Agung yang kita cintai ini dengan berbagai kegiatan keagamaan seperti shalat berjamaah, pengajian maupun kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya,” ujarnya.
Masjid Agung Medan dilengkapi menara setinggi 199 meter atau diperkirakan tertinggi ketiga di dunia dan menara berikutnya masing-masing setinggi 99 meter.
Selain itu, di sisi bangunan utama masjid berlantai tiga tersebut juga akan dibangun gedung serbaguna seluas 6.676 meter persegi.
Sebagaimana diinformasikan, Masjid Agung saat ini hanya bisa menampung 1.200 jamaah. (LMC-04)
