Pakpak Bharat, 2/11 (LintasMedan) – Pemerintah STU Jehe Pakpak Bharat Sumatera Utara bersama jajaran TNI,Polri beserta Para Tokoh Agama,Tokoh Adat sepakat melakukan penanggulangan penyakit masyarakat serta gangguan Kamtibmas di wilayah itu.
Kesepakatan itu dilakukan dalam pertemuan yang digelar, Selasa ( 2/11)terkait kembali beroperasi tempat prostitusi yang sudah pernah ditutup secara permanen pada tahun 2018 silam.
Selain ituĀ judi togel,game onlineĀ kembali marak dan kasus pencurian kembali terjadi .di Aula Kantor Camat STTU Jehe.
Pertemuan dihadiri anggota Komisi 1 DPRD Pakpak Bharat Parulian Boangman,Kabag Ops dan Kasat Reskrim Polres Pakpak Bharat, Ketua MUI Pakpak Bharat Camat STU Jehe, Danramil Kerajaan,Satpol PP Pakpak Bharat.
Beberapa point penting yang disimpulkan pada hasil Rakor tersebut antara lain :
Pemerintah bersama TNI, POLRI beserta seluruh komponen masyarakat sepakat melaksanakan pencegahan dengan memonitoring tempat praktek prostistusi,judi togel dan mendata kembali izin usaha warung yang diduga membuka praktek judi togel serta menggerakkan Siskamling terpadu antar desa.
Peran Aktif Masyarakat sangat dibutuhkan untuk menyampaikan informasi yang jelas untuk menindaklanjuti penanggulangan Kamtibmas.
Camat STTU Jehe Akhyar M Siagian S.sos mengatakan untuk menanggulangi gangguan kamtibmas dan penyakit Masyarakat harus dilakukan kerjasama yang baik antara pemerintah, penegak hukum, Tokoh agama, Tokoh Adat dan Tokoh Masyrakat sehingga masalah Kamtibmas dan penyakit Masyarakat lainnya bisa teratasi.(LMC.06)

