Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah memimpin diskusi bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sumut dan Pengurus Masjid Al Musannif di teras Masjid Al Musannif, Komplek Cemara Asri, Selasa (2/11).(Foto:LintasMedan/ist)
Medan, 3/11 (LintasMedan) – Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah (Ijek) mengatakan program pemakmuran masjid segera bisa terealisasi di Sumut.
“Setiap pertemuan jangan hanya diisi pembahasan saja program pemakmuran masjid harus segera dilakukan dalam upaya membangkitkan ekonomi umat,” kata Ijek pada diskusi bersama DMI dan Pengurus Masjid Al Musannif di teras Masjid Al Musannif, Komplek Cemara Asri, Selasa (2/11).
Bersama para Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sumut ia ingin pemakmuran mesjid bisa diterapkan sebagaimana Mesjid Jogokariyan Jogjakarta.
Kunjungannya ke Mesjid Jogokariyan belum lama ini, lanjut Musa Rajekshah, memberi kesan mendalam. Mesjid Jogokariyan untuk menjadi percontohan butuh proses yang panjang hingga dikenal dan dipercayai oleh banyak orang untuk menyalurkan sedekah.
“Bagaimana sistem yang diterapkan, uang dari infak berputar untuk kepentingan jemaah dan lainnya harus segera kita terapkan di sini. Program ini kita mulai dulu di Mesjid Al Musannif, tapi jika ada mesjid yang memiliki pemahaman sama ayo kita jalan bersama,” ucapnya.
Selain Jogokariyan, lanjutnya Mesjid Muslim United juga sangat menginspirasi, dimana jemaah tertua berusia 44 tahun dan mayoritas adalah anak muda milenial usia di bawah 30 tahun, di antaranya menjadi marbot mengurus masjid dan melayani jemaah.
“Ini yang harus kita lakukan, bagaimana mesjid bisa diisi juga anak-anak muda dengan program yang menarik,” ujarnya.
Sementara itu, mesjid juga harus bisa mengikuti perkembangan teknologi, bagaimana agar memiliki sistem terdata, laporan kegiatan hingga laporan keuangan yang baik dan lainnya. “Kalau sudah bagus, ini bisa kita perkenalkan untuk masjid-masjid lain, jadi gak sekedar kunjungan saja. Nanti ada pelatihan entrepreneur untuk remaja masjid dan lainnya. Intinya punya program yang jelas untuk masjid,” katanya.
Ketua DMI Sumut Ustaz Irhamuddin mengatakan pihaknya segera mulai bergerak untuk menyusun program, mendata warga yang membutuhkan di sekitar masjid hingga memberi edukasi atau penanaman mindset kepada pemuda-pemudi terkait manfaat masjid yang bukan hanya tempat ibadah tapi juga tempat bersosial.(LMC-02)
