Medan, 8/2 (LintasMedan) – Bupati Serdang Bedagai, DArma Wijaya meninjau kegiatan vaksinasi Covid-19 tahap ke-III atau vaksin booster massal yang bekerja sama dengan perusahaan pengolahan kelapa sawit, PT. Socfindo, Selasa (8/2).
Pada kegiatan yang digelar di Taman PT Socfindo Conservation PT. Socfindo Bangun Bandar, Desa Martebing, Dolok Masihul itu Darma Wijaya meminta baik petugas maupun warga yang telah divaksin ikut menginformasikan dan mengedukasi orang-orang terdekat akan pentingnya vaksinasi.
“Kita targetkan sedikitnya 1000 orang akan mendapatkan vaksinasi di lokasi ini,” ucapnya pada vaksinasi yang hadiri Kadis Kesehatan Selamat Hartono, Camat Dolok Masihul Muryani,,
Kapolsek Dolok Masihul AKP Khairul Saleh, Kepala Puskesmas Dolok Masihul dr. Novrizal Lubis, serta perwakilan PT. Socfindo.
Untuk itu dia berpesan agar jangan lupa memberitahukan kepada keluarga, sanak-saudara, para tetangga, supaya mau divaksin. “Ajak mereka, sampaikan informasi perihal pentingnya vaksinasi ini sebagai bagian dari ikhtiar bersama menuntaskan pandemi,” kata Darma.
Edukasi dan penyampaian informasi ini menurutnya sangat penting, agar meredam berbagai informasi keliru terkait vaksinasi yang sampai hari ini masih berseliweran.
Vaksinasi kata bupati aman dan halal juga tidak hanya bertujuan untuk menguatkan imun dan menciptakan herd immunity, dokumen yang menandakan kita sudah divaksin juga akan berguna dalam aktivitas sehari-hari seperti memasuki area fasilitas publik atau melakukan perjalanan dengan moda transportasi tertentu.
Apalagi vaksinasi semakin penting fungsinya di tengah perkembangan situasi saat ini di mana munculnya varian baru, yaitu Omicron. Meskipun varian Omicron saat ini kasus aktifnya 93%- terjadi di Pulau Jawa dan Bali, namun bukan berarti tidak berpeluang menyebar ke luar dan sampai ke wilayah lain, termasuk Sergai.
Varian Omicron ini disebut-sebut punya daya sebar 4 kali lebih cepat dibanding Delta. Meski mayoritas kasus terjadi di luar Sergai, tapi waspada dan bersikap preventif dalam menghadapi ancaman gelombang Omicron wajib kita lakukan, salah satunya lewat vaksinasi.(LMC-02)
