Skip to content

Akurat dan Edukatif

Primary Menu
  • Artikel
Live
  • Home
  • Medan
  • Pemko Medan Luncurkan Program Sampah jadi Tabungan Emas
  • Headline
  • Medan

Pemko Medan Luncurkan Program Sampah jadi Tabungan Emas

Lintas Medan 25 November 2019 2 min read

Pelaksana tugas Walikota Medan Akhyar Nasution menandatangani prasasti sebagai tanda diresmikannya The Grade Clean dan Gold Bank Sampah Pusat Pasar (Puspa) di Kelurahan Pusat Pasar, Kecamatan Medan Kota, Senin (25/11). (Foto: LintasMedan/ist)

Pelaksana tugas Walikota Medan Akhyar Nasution menandatangani prasasti sebagai tanda diresmikannya The Grade Clean dan Gold Bank Sampah Pusat Pasar (Puspa) di Kelurahan Pusat Pasar, Kecamatan Medan Kota, Senin (25/11). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 25/11 (LintasMedan) – Pemerintah Kota (Pemko) Medan mulai meluncurkan program sampah menjadi tabungan emas untuk mewujudkan Kota Medan bebas sampah tahun 2020.

“Melalui program sampah menjadi tabungan emas ini diharapkan turut membantu Pemerintah Kota Medan dalam program kebersihan,” kata Pelaksana tugas (Plt) Walikota Medan, Akhyar Nasution di Medan, Senin (25/11).

Akhyar mengemukakan hal itu pada peluncuran The Grade Clean dan Gold Bank Sampah Pusat Pasar (Puspa) Kelurahan Pusat Pasar, Kecamatan Medan Kota yang diinisiasi oleh PT Pegadaian (Persero).

Ia menilai, program sampah menjadi tabungan emas sangat positif dalam membangun kepedulian masyarakat sehingga dapat memanfaatkan sampah yang selama ini dianggap sebagai masalah menjadi bernilai sangat ekonomis.

Pihaknya berharap program sampah menjadi tabungan emas turut membantu Pemko Medan dalam program kebersihan.

“Kami menyadari sampah sudah menjadi persoalan serius, sehingga memerlukan penanganan semua pihak termasuk masyarakat,” ujarnya.

Akhyar memaparkan, sampah yang dihasilkan di Kota Medan sebanyak 2.000 ton setiap hari.

Dari jumlah itu sebanyak 1.500 ton sampah telah diangkut Pemko Medan melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan ke tempat pembuangan akhir.

Sekitar 300 ton dari 1.500 ton sampah tersebut diambil oleh pemulung, termasuk sejumlah bank sampah.

Sementara, sisanya sekitar 150 ton lagi disembunyikan masyarakat di lahan-lahan kosong sehingga menyulitkan Dinas Kebersihan dan Pertamanan setempat mengangkutnya.

Karena itu, pihaknya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas upaya yang dilakukan PT Pegadaian (Persero) Kanwil I Medan menghadirkan Bank Sampah Puspa.

Kehadiran Bank Sampah Puspa, menurut dia, mengandung potensi ekonomi kerakyatan yang cukup tinggi karena memberikan hasil nyata bagi masyarakat dalam bentuk peluang kerja dan penghasilan tambahan.

“Mari kita ambil manfaat sampah ini dengan berpedoman pada istilah “from trash to cash,” tuturnya.

Ia juga menginginkan pengembangan bank sampah tersebut mampu menjadi “milestone” perwujudan pembangunan yang mengentaskan kemiskinan dan pembangunan yang melindungi serta melestarikan lingkungan hidup (pro enviroment).

Sebagaimana diinformasikan, program Pegadaian Bersih-Bersih telah hadir di 17 kota besar di Indonesia dengan 61 bank sampah.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil I Medan, Hakim Setiawan, menjelaskan program tersebut merupakan salah satu bukti untuk membantu program pemerintah dalam hal kebersihan.

Selain itu, upaya perseroan dalam meningkatkan kesehatan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat dengan memilah sampah menjadi tabungan emas.

“Program Pegadaian Bersih-Bersih merupakan program yang dapat memberikan pengetahuan untuk mengajak masyarakat khususnya Kota Medan untuk peduli terhadap lingkungan dengan mengolah sampah menjadi emas,” paparnya. (LMC-04)

Post Views: 81

Continue Reading

Previous: Peringatan Hari Guru Momentum Tingkatkan Pendidikan Karakter
Next: BNN Tes Urine Ratusan ASN Pemprov Sumut

Related Stories

Turun Langsung di Tengah Hujan, Rico Waas Pastikan Pengerjaan Drainase Gaperta Berjalan Optimal
2 min read
  • Medan

Turun Langsung di Tengah Hujan, Rico Waas Pastikan Pengerjaan Drainase Gaperta Berjalan Optimal

25 September 2026
Genjot PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Medan Raih Penghargaan TP2DD Terbaik
1 min read
  • Medan

Genjot PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Medan Raih Penghargaan TP2DD Terbaik

24 September 2026
Rico Waas Tegaskan Puskesmas Tuntungan Harus Rampung Tepat Waktu, Pelayanan Kesehatan Wajib Ikut Meningka
2 min read
  • Medan

Rico Waas Tegaskan Puskesmas Tuntungan Harus Rampung Tepat Waktu, Pelayanan Kesehatan Wajib Ikut Meningka

24 September 2026

You may have missed

Turun Langsung di Tengah Hujan, Rico Waas Pastikan Pengerjaan Drainase Gaperta Berjalan Optimal
2 min read
  • Medan

Turun Langsung di Tengah Hujan, Rico Waas Pastikan Pengerjaan Drainase Gaperta Berjalan Optimal

25 September 2026
Genjot PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Medan Raih Penghargaan TP2DD Terbaik
1 min read
  • Medan

Genjot PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Medan Raih Penghargaan TP2DD Terbaik

24 September 2026
Rico Waas Tegaskan Puskesmas Tuntungan Harus Rampung Tepat Waktu, Pelayanan Kesehatan Wajib Ikut Meningka
2 min read
  • Medan

Rico Waas Tegaskan Puskesmas Tuntungan Harus Rampung Tepat Waktu, Pelayanan Kesehatan Wajib Ikut Meningka

24 September 2026
PKH Medan Makmur Resmi Disalurkan, Rico Waas Serahkan Bantuan untuk 10 Ribu Warga Lansia dan Disabilitas
2 min read
  • Medan

PKH Medan Makmur Resmi Disalurkan, Rico Waas Serahkan Bantuan untuk 10 Ribu Warga Lansia dan Disabilitas

23 September 2026
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • Sumut
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Foto
  • UKM
  • Feature
  • Bisnis
  • Advetorial
  • Sports
  • Hukum
  • Politik
  • Medan
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.