
Asahan, 25/4 (LintasMedan) – Pengurus Lembaga Adat Dalihan Natolu Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) Kabupaten Asahan periode 2025–2029 resmi dilantik, Sabtu (25/4).
Pelantikan digelar di Rumah Adat Solo Godang Tabagsel Jalan Nusa Indah, Kelurahan Sei Renggas, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Asahan, M Azmi Ismail, mengatakan keberadaan lembaga adat memiliki peran strategis dalam menjaga keharmonisan sosial, serta memperkuat nilai-nilai budaya di tengah masyarakat.
“Pelantikan ini jangan sekadar seremonial, tetapi bagian penting dari konsoliadi organisasi. Kami berharap lembaga adat Dalihan Natolu Tabagsel mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah, baik dari sisi sosial, budaya, maupun ekonomi,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam tubuh organisasi agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman serta memiliki daya saing yang kuat.
Selain itu, pemerintah daerah berharap lembaga adat dapat menjadi garda terdepan dalam melestarikan budaya, khususnya di kalangan generasi muda. “Kita tidak ingin budaya hanya menjadi cerita masa lalu. Perlu ada upaya nyata untuk menjaga dan mewariskannya,” katanya.
Ketua Tabagsel Kabupaten Asahan periode 2025–2029, H Nauli Parlaungan Siregar, mengajak seluruh pengurus untuk menjadikan momentum pelantikan ini sebagai titik awal membangun organisasi yang lebih solid dan berdampak.
Menurutnya, keberadaan masyarakat Tabagsel di Kabupaten Asahan cukup signifikan dan perlu disatukan dalam semangat kebersamaan. Ia juga mendorong agar organisasi mampu menjangkau hingga ke tingkat kecamatan guna memperkuat peran di tengah masyarakat.
“Kita harus memiliki program nyata yang bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Selain itu, semangat gotong royong dan kepedulian sosial harus terus kita jaga,” ucapnya.(LMC-02)
